Menu

Mode Gelap
Kolaborasi Lintas Negara, Swiss-Belresort Dago Heritage Gelar Yoga Retreat di Bandung Bekasi Incar Transformasi Bantargebang, Tiru Kesuksesan Ekonomi Sirkular China Koalisi Sumatera Desak Penggantian Total UU Kehutanan 1999 Ingatan Kolektif yang Terkubur: Kesaksian Aktivis 1996 Menggugat Lupa BNN RI Bawa Isu Keadilan Hukum dan Kejahatan Siber ke Forum Internasional Rusia Pramono Resmikan Kantor Kejari Jakut, Soroti Tuntasnya Proyek Mangkrak

Bisnis

Bekasi Incar Transformasi Bantargebang, Tiru Kesuksesan Ekonomi Sirkular China

badge-check

Bekasi Incar Transformasi Bantargebang, Tiru Kesuksesan Ekonomi Sirkular China Perbesar


Rombongan Pemkot Bekasi belajar langsung dari Mizuda Group, produsen tekstil raksasa yang berhasil melahirkan raksasa energi terbarukan, Wangneng Environment. Kunjungan ini menjadi kunci visi besar mengubah wajah Bantargebang dari gunungan sampah menjadi pusat inovasi hijau.

MATRASNEWS, BEKASI – Rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Bekasi melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Zhejiang, China, dengan fokus mempelajari ekosistem industri berbasis inovasi dan ekonomi sirkular di Mizuda Group.

Langkah ini menjadi bagian dari persiapan matang menjelang groundbreaking Proyek Strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang yang dijadwalkan pada awal Juli 2026.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara khusus menyoroti kemampuan Mizuda Group bertransformasi. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen tekstil terbesar ini tidak berhenti di situ. Inovasi yang mereka bangun melahirkan Wangneng Environment, sebuah perusahaan yang kini menjadi salah satu pengolah sampah menjadi energi terbesar di China.

” Yang kami pelajari bukan hanya proses produksinya. Yang menarik adalah bagaimana Mizuda mampu terus berinovasi hingga melahirkan Wangneng sebagai perusahaan di bidang lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus menjawab persoalan lingkungan,” ujar Tri dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/6).

Wangneng Environment sendiri merupakan afiliasi dari Mizuda Group yang beroperasi di Huzhou, China. Perusahaan ini telah berinvestasi lebih dari 1,6 miliar dolar AS dalam 33 proyek insinerasi sampah di sembilan provinsi, dengan kapasitas pengolahan mencapai 22.000 ton per hari . Rencananya, Wangneng juga akan membangun PSEL di Bantargebang dalam waktu dekat.

Bagi Tri Adhianto, pengalaman Mizuda menjadi referensi penting dalam menyiapkan transformasi kawasan Bantargebang. Kehadiran PSEL nantinya tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi fondasi tumbuhnya berbagai industri berbasis ekonomi sirkular yang saling terhubung . Ia menargetkan dalam lima sampai sepuluh tahun ke depan, citra Bantargebang berubah total.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya
Trending di Bisnis