Rombongan Pemkot Bekasi belajar langsung dari Mizuda Group, produsen tekstil raksasa yang berhasil melahirkan raksasa energi terbarukan, Wangneng Environment. Kunjungan ini menjadi kunci visi besar mengubah wajah Bantargebang dari gunungan sampah menjadi pusat inovasi hijau.
MATRASNEWS, BEKASI – Rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Bekasi melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Zhejiang, China, dengan fokus mempelajari ekosistem industri berbasis inovasi dan ekonomi sirkular di Mizuda Group.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan matang menjelang groundbreaking Proyek Strategis Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bantargebang yang dijadwalkan pada awal Juli 2026.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara khusus menyoroti kemampuan Mizuda Group bertransformasi. Perusahaan yang dikenal sebagai produsen tekstil terbesar ini tidak berhenti di situ. Inovasi yang mereka bangun melahirkan Wangneng Environment, sebuah perusahaan yang kini menjadi salah satu pengolah sampah menjadi energi terbesar di China.
” Yang kami pelajari bukan hanya proses produksinya. Yang menarik adalah bagaimana Mizuda mampu terus berinovasi hingga melahirkan Wangneng sebagai perusahaan di bidang lingkungan hidup. Ini membuktikan bahwa inovasi dapat menciptakan nilai ekonomi baru sekaligus menjawab persoalan lingkungan,” ujar Tri dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/6).












Komentar ditutup.