Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

PAREKRAF

Huawei Gandeng Kemenparekraf Bangkitkan Parekraf Indonesia

badge-check


					Huawei Gandeng Kemenparekraf Bangkitkan Parekraf Indonesia Perbesar

Matras News – Kemenparekraf, Republik Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman dengan penyedia TIK terkemuka dunia Huawei sebagai bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Meningkatkan kompetensi talenta digital, dan mendorong bisnis menuju kebangkitan pariwisata dan ekonomi digital sebagai tulang punggung perekonomian dan lokomotif kemajuan ekonomi Indonesia.

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Ni Wayan Giri Adnyani, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Ken Qi, Vice President, Director of the Board, Huawei Indonesia. Penandatanganan MoU disaksikan oleh Sandiaga Salahuddin Uno, Menparekraf, dan Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Sandiaga sangat mengapresiasi peran penting dalam mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi bagi Indonesia ke depan.

“Huawei memainkan peran kunci dalam menghubungkan tujuan wisata dan pusat ekonomi kreatif dengan layanan terdigitalisasi. Ekonomi digital kita akan menjadi tulang punggung, sedangkan ekonomi kreatif kita akan menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi Indonesia,” tegas Menteri Sandiaga.

“Melalui MoU ini, kita bisa bersama-sama mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih berdaya saing, unggul, dan tangguh. Kita perlu bergerak dengan cepat (Gercep), bergerak bersama-sama (Geber), dan menggali semua potensi (Gaspol).

Untuk menciptakan lapangan kerja melalui adaptasi, inovasi, dan kolaborasi, sebagaimana diamanatkan oleh Presiden Joko Widodo, dalam rangka membangun tatanan ekonomi baru bagi Indonesia, berdasarkan pada usaha mikro dan kecil menengah, digitalisasi, konektivitas.

Semoga kerja sama ini dapat membawa manfaat bersama untuk masa depan Indonesia dan Huawei yang lebih cerah,” tegas Menteri Sandiaga.

Tahun ini, Kementerian menargetkan untuk menciptakan lebih dari 1,1 juta kesempatan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga : Kemenparekraf Ajak Media Nasional Kenalkan Event F1H20 di Danau Toba

Senada dengan Menteri Sandiaga, Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia mengatakan, digitalisasi telah mempercepat transformasi di semua sektor di Indonesia, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kolaborasi kami yang ditingkatkan melalui MoU ini, akan meningkatkan pengembangan talenta digital dari mereka yang bekerja di ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, kami ingin menghargai Kementerian atas dukungannya yang berkelanjutan dan kerjasama yang erat dengan Huawei.

Huawei juga akan meningkatkan kapabilitas startup digital pariwisata dan ekonomi kreatif melalui pendampingan, inkubasi, scale-up, link-and-match dengan pemodal ventura, melalui program Huawei Spark, untuk meningkatkan dukungannya terhadap kematangan dan keberlanjutan ekosistem,” kata Jacky.

Program Huawei Spark yang diluncurkan tahun lalu juga memfokuskan upayanya untuk mengembangkan hub startup dengan tujuan utama merekrut calon startup ke dalam program akselerator Spark dan membentuk beberapa di antaranya menjadi scaleup untuk mempercepat pertumbuhan startup di Indonesia.

Jacky menambahkan, “Ke depan, kami ingin berkontribusi lebih bagi Indonesia karena kami telah menjadi bagian dari Indonesia sejalan dengan komitmen I Do Huawei, dengan empat pilar: I Do Create, I Do Care, I Do Contribute dan I Do Collaborate.

Untuk secara konsisten berkontribusi dalam menciptakan nilai dalam rangka membangun Indonesia yang terhubung sepenuhnya, berorientasi 5G, lebih cerdas, digital, hijau, dan indah,” kata Jacky.

Di bawah komitmen tersebut, Huawei telah membina lebih dari 58 ribu talenta digital dari target 100 ribu hingga 2025.

Bersama Huawei dan para mitra strategisnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuannya beradaptasi untuk mengatasi beberapa isu strategis dalam perkembangan digital.

Seperti pengembangan penelitian (open data, dan link and match), pengembangan program inkubasi pendidikan (kurikulum, pendidikan lanjutan nonformal, dan bimbingan teknis), fasilitas pendanaan dan pembiayaan (skema pembiayaan, interaksi dengan lembaga pembiayaan/investor dan literasi),

Penyediaan infrastruktur, pengembangan sistem pemasaran, fasilitasi kekayaan intelektual, dan perlindungan kreativitas.

Menindaklanjuti MoU tersebut, Kementerian dan Huawei akan membentuk satgas bersama untuk menggali potensi dan peluang kerjasama, khususnya dalam pengembangan talenta digital dan program Huawei Spark.

Baca Lainnya

Say Monanggedeon: Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

14 Februari 2025 - 01:08 WIB

Say Monanggedeon Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

29 Juli 2024 - 20:50 WIB

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

22 Juli 2024 - 21:05 WIB

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

1 Juli 2024 - 21:28 WIB

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024

24 Juni 2024 - 21:40 WIB

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024
Trending di PAREKRAF