Menu

Mode Gelap
Indonesia Diprediksi Bertahan di Status Emerging Market MSCI Water For Timor Dekatkan Akses Air Bersih Untuk Masyarakat Timor Tengah Selatan   Dialog Kunci Demokrasi, Qodari Sesalkan Insiden di UGM Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna Adira Expo di Bogor, Solusi Keuangan Keluarga Saat Liburan

Bisnis

Indonesia Diprediksi Bertahan di Status Emerging Market MSCI

badge-check


					Indonesia Diprediksi Bertahan di Status Emerging Market MSCI Perbesar

Reformasi dan Fundamental Jadi Modal

Pelaku pasar menanti pengumuman MSCI yang akan menentukan klasifikasi pasar modal Indonesia.

BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menilai belum ada indikasi kuat Indonesia akan diturunkan ke frontier market.

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan ekspektasi tinggi Indonesia tetap masuk kategori emerging market.

Berbagai reformasi pasar modal telah dilakukan, termasuk peningkatan transparansi dan granularitas data kepemilikan saham.

“Kami memiliki ekspektasi yang sangat tinggi Indonesia akan tetap di emerging market,” kata Pejabat Sementara Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik.

Risiko dan Skenario

Jika terjadi penurunan status, beberapa analis memperkirakan arus keluar dana asing bisa mencapai US$13 miliar . IHSG sendiri telah terkoreksi hampir 31% sepanjang tahun ini karena kekhawatiran keputusan MSCI dan persepsi pengelolaan ekonomi.

Namun, BRIDS mencatat kapitalisasi dan likuiditas pasar saham Indonesia masih jauh lebih besar dibanding mayoritas negara frontier . Fundamental emiten pun dinilai baik dengan pertumbuhan laba lebih dari 21% pada 2025.

Pengumuman hasil peninjauan aksesibilitas pasar akan dirilis MSCI pada 18 Juni 2026, sementara hasil tinjauan tahunan klasifikasi pasar modal global diumumkan pada 23 Juni 2026. (*)

Baca Lainnya

Adira Expo di Bogor, Solusi Keuangan Keluarga Saat Liburan

18 Juni 2026 - 00:01 WIB

Kokola Luncurkan Produk Eksklusif di Jakarta Fair 2026

16 Juni 2026 - 14:43 WIB

Mendag Kumpulkan CEO Manufaktur

15 Juni 2026 - 01:03 WIB

SpaceX Patok Harga IPO Rp2,4 Juta per Saham, Terbesar di AS

15 Juni 2026 - 00:52 WIB

Klaim Nasabah Berstatus Inkrah, Sompo Insurance Masih Telaah

12 Juni 2026 - 19:25 WIB

Trending di Bisnis