MATRASNEWS, JAKARTA – ASEAN Tourism Forum (ATF) 2026 di Cebu, Filipina yang digelar pada 27 sampai 31 Januari 2026 berlangsung pada momentum yang sangat strategis bagi kawasan. Rangkaian pertemuan tersebut didahului oleh The 63rd Meeting of the ASEAN National Tourism Organisations (NTOs) dan pertemuan pejabat senior dengan Dialogue Partners.
Pertemuan mencatat capaian substantif implementasi ASEAN Tourism Strategic Plan (ATSP) 2016–2025, yang telah memperkuat posisi ASEAN sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Para Menteri menegaskan pentingnya implementasi ASEAN Tourism Sectoral Plan 2026–2030 (ATSP 2026–2030) dan ASEAN Tourism Marketing Strategy 2026–2030 (ATMS 2026–2030) sebagai panduan aksi kolektif ke depan, untuk memperkuat branding dan narasi kawasan serta meningkatkan visibilitas ASEAN di tingkat global.
Dilansir dari siaran pers Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Joint Media Statement yang telah disepakati dan diadopsi bersama pada ASEAN Tourism Forum 2026 telah dirilis oleh Panitia ATF 2026 dan Sekretariat ASEAN.
Dalam rangkaian ATF 2026, Indonesia meraih 12 penghargaan melalui ajang ASEAN Tourism Standards Award, yang meliputi:
• ASEAN Green Hotel Award (AGH)
1. Mandarin Oriental Jakarta
2. Hotel Borobudur Jakarta
3. AYANA Resort Bali
4. Novotel Suites Yogyakarta Malioboro
5. THE 101 Yogyakarta Tugu
• ASEAN Clean Tourist City Award (ACTC)
1. Kota Malang
2. Kota Surakarta
3. Kota Bukittinggi
4. Kabupaten Gianyar
5. Kota Tomohon
• ASEAN Sustainable Tourism Award (ASTA)
1. Urban Category: Bogor Botanical Gardens
2. Rural Category: Tenun Sumba Prai Ijing
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas komitmen Indonesia dalam mendorong praktik pariwisata yang berkelanjutan, berkualitas, dan berdaya saing di tingkat kawasan.
Sebagai bagian dari ATF 2026, Indonesia juga memperkuat perannya melalui partisipasi pada ASEAN Travel Exchange (ATF TRAVEX) 2026, salah satu bursa pariwisata business-to-business (B2B) utama di kawasan ASEAN yang berlangsung pada 28–30 Januari 2026 di Mactan Expo Center, Cebu, Filipina.
Indonesia menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia dengan tema “Go Beyond Ordinary”, hasil kolaborasi antara Kementerian Pariwisata, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila, serta mitra industri sebagai co-exhibitor.
Sebanyak sembilan pelaku industri yang mewakili agen perjalanan, tour operator, dan hotel-hotel terkemuka mempromosikan beragam produk wisata unggulan dari 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan 3 Destinasi Pariwisata Regeneratif.
Sejalan dengan tren perjalanan di kawasan ASEAN, Indonesia menonjolkan portofolio experience-led tourism, termasuk wisata bahari, kebugaran (wellness), gastronomi, perjalanan premium, serta wisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism). Sepanjang penyelenggaraan ATF TRAVEX 2026, tercatat potensi penjualan sebesar 10.450 pax paket wisata dengan nilai transaksi mencapai USD 3.277.123 atau setara IDR 55 miliar.
Menutup rangkaian ASEAN Tourism Forum 2026, dilaksanakan prosesi handover tuan rumah dari Filipina kepada Singapura sebagai bagian dari kesiapan Singapura menjadi tuan rumah ASEAN Tourism Forum 2027. Indonesia berharap ATF 2027 bisa terselenggara dengan baik serta semakin memperkuat kolaborasi dan konektivitas pariwisata antar negara ASEAN.
Indonesia meyakini bahwa melalui semangat persatuan, kolaborasi lintas negara, serta keterlibatan mitra dan sektor swasta, pariwisata ASEAN akan menjadi pilar penting pertumbuhan ekonomi kawasan sekaligus jembatan persahabatan antarbangsa.
Cek Berita lain di Google News











