Advertisement Section
Header AD Image

Industri Hotel di Bali Pengguna Energi Bersih Makin Meluas

Matras News, Sanur – Subholding Gas Pertamina melalui afiliasinya PT Pertagas Niaga (PTGN) memperluas pemanfaatan energi gas alam bagi industri perhotelan di Bali. Selasa (21/06), Pertagas Niaga mengalirkan Compressed Natural Gas (CNG) ke Prime Plaza Hotel Sanur dan Prime Plaza Suites Sanur, Bali. Hotel ini merupakan hotel kedua di Bali setelah The Trans Hotel Bali, Badung yang telah mengawali penggunaan CNG pada April 2022 lalu. Pemanfaatan CNG bagi hotel ini adalah wujud pemanfaatan gas alam sebagai energi transisi yang lebih ramah lingkungan serta mendukung adanya efisiensi biaya bagi pelaku industri.

“Kami gembira sambutan industri hotel di Bali untuk beralih ke energi gas alam sangat baik. Pertagas Niaga bangga punya peran menjadikan Bali sebagai industri pariwisata yang tidak saja indah namun juga concern pada lingkungan,” jelas President Director PT Pertagas Niaga, Aminuddin dalam keterangan pers tertulisnya. Amin optimis langkah ini dalam waktu dekat akan diikuti oleh industri hotel, restoran dan café lainnya di Bali seiring dengan terbuktinya manfaat yang dirasakan konsumen. “Kami berharap kerjasama dengan PTGN ini memberikan value lebih bagi hotel kami dalam mendukung green tourism di Bali,” Bapak Sandy Rachmat (General Manager Prime Plaza Hotel Sanur dan Prime Plaza Suites Sanur)

CNG untuk industri perhotelan Bali dikirim dari Jawa Timur melalui sinergi dengan tranporter PT Pertamina Patra Logistik. Sesampainya di Terminal Mengwi, Badung CNG lalu dipindahkan ke moda CNG Cradle yang lebih fleksibel dan dinamis. Saat ini volume CNG untuk pendistribusian Bali sebesar 5.000 m3/bulan dan diprediksi akan naik signifikan dengan membaiknya kondisi pasca pandemi Covid 19. Selain Bali, PTGN saat ini telah mensuplai CNG untuk kebutuhan industri di Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Jawa dengan total penyaluran sebesar 500.000 MMBTU/ bulan. CNG pada umumnya dipilih guna memenuhi kebutuhan energi gas yang wilayahnya belum tersambung jaringan pipa gas.

(her)