Menu

Mode Gelap
Kebaya Noni Melenggang di Hari Kebaya Nasional Darya-Varia Buka Jalan bagi Peneliti Perempuan di Usia Emas 50 Tahun Anak Muda Berteriak, Aktivis 98 dan Mahasiswa Kaji Ulang Kondisi Bangsa Politik adalah Ibadah Pengabdian, Bukan Mesin Kekayaan Menko Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli dan Cegah Main Hakim Sendiri Zona Buang Ditutup, TPST Bantargebang Bertahap Tinggalkan Open Dumping

Sport

Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 Asah Kemampuan Atlet

Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 Asah Kemampuan Atlet Perbesar

Matras News, Jakarta – Ajang kompetisi  Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 digelar di  Baywalk Mall Pluit, Jakarta. Gelaran yang berlangsung sejak 30 April hingga 4 Mei ini menampilkan tiga cabang olahraga bela diri, yaitu Wushu, Muaythai, dan Pencak Silat.

Pada hari kedua pelaksanaan, cabang olahraga Wushu menjadi sorotan utama dengan mempertandingkan berbagai nomor seperti Taijijian B, Taijijian A, Taijijian ZX, Nanquan B, Nanquan A, dan Nanquan ZX. Sebagian besar peserta merupakan atlet usia dini yang tengah membangun pengalaman tanding dan prestasi.

Ketua Pelaksana Pertandingan Wushu, Doddy Hermawan, yang juga orang tua salah satu atlet, menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi wadah penting untuk mengukur kemampuan para atlet muda.

“Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 ini bersifat nasional karena melibatkan beberapa provinsi. Kami harap ajang ini bisa menjadi sarana seleksi sekaligus mengasah kemampuan atlet,” ujarnya pada, Jumat 2 Mei 2025.

Doddy menambahkan bahwa semakin banyak kompetisi seperti ini digelar oleh KONI Pusat, semangat para peserta pun akan meningkat. Ia juga menekankan pentingnya legalitas dan sertifikasi dalam menunjang prestasi akademik para atlet.

“Terutama sertifikat yang ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat, Marciano, sangat penting untuk mendukung jalur prestasi, mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi,” jelasnya.

Panitia pun tengah berkoordinasi dengan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) agar sertifikat kompetisi dapat terkurasi dengan baik dan diakui oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

Salah satu atlet muda yang turut bertanding, Agni Agustine Dimonim (15), mengungkapkan bahwa ajang ini menjadi bagian dari persiapannya menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang dijadwalkan berlangsung pada Juni atau Juli mendatang.

“Kompetisi seperti ini menambah pengalaman dan berguna untuk seleksi Pelatnas. Semoga ke depannya lebih banyak kompetisi seperti ini dan seluruh atlet Wushu bisa ikut,” ujar peraih emas Nandao dan Nangun pada PON XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara itu.

Ia juga memberikan semangat kepada rekan-rekan atlet lainnya. “Tingkatkan kepercayaan diri, tidak peduli usia. Yang penting patuhi aturan, dengarkan pelatih, dan terus giat berlatih. Prestasi akan datang,” tutup siswi SMP Santo Paulus ini.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, turut hadir menyaksikan pertandingan Wushu tersebut. Ia menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan dan penampilan para atlet yang dinilainya sangat membanggakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Hoki Indonesia Incar Enam Besar Asian Games

23 Juli 2026 - 00:06 WIB

Olahraga Bola Tangan Jakarta Incar Emas PON 2028 di Bawah Kepemimpinan Baru

23 Juli 2026 - 00:03 WIB

Target Emas di Nagoya, Dua Pendekar Wushu Siap Ukir Sejarah Baru

22 Juli 2026 - 00:04 WIB

Hitung Mundur 111 Hari, Bekasi Gelar Funday Morning untuk PORPROV XV Jabar 2026

20 Juli 2026 - 00:06 WIB

Semangat Gotong Royong Warnai Pembukaan Liga Soekarno Cup Bekasi Timur 2026

22 Juni 2026 - 00:39 WIB

Trending di Sport