Matras News, Bogor – Menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Bogor, toko buku dan seragam sekolah mulai diserbu pembeli yang mencari kelengkapan sekolah anak SD, SMP, hingga anak SMA dan SMK. Kebutuhan kelengkapan sekolah mulai seragam harian, baju pramuka, tas, baju, dan sebagainya terjadi lagi setelah dua tahun sepi tidak ada yang mengenakan baju seragam sekolah.
Maria (43) pembeli kebutuhan sekolah mengatakan, “Saat itu beli seragam waktu masuk sekolah rutin sebelum pandemi, setelah datang Covid-19 jadi jarang dipakai, apalagi tahun sebelumnya karena belajar online,”ucap Maria pada Senin (11/7).
Terpisah, Mimin (40) salah satu pembeli menambahkan, “Sekarang terasa bangat pengeluarannya, ya’ karena belajar tatap muka, tentunya harus beli seragam dan buku, kemarin mah buku cukup empat buku, karena belajarnya online terus. Sekarang selain beli seragam saya juga harus membelikan tas, sepatu dan buku yang semua serba baru, “katanya.
Sejumlah pelayan baju seragam di pasar Bogor semua tampak sibuk melayani konsumen yang berbeda pesanan. Mereka hampir sulit diajak bicara selain melayani pesanan nomor pakaian.
Sementara itu Tisna Sumantri penjual alat tulis menambahkan, “Tahun ini penjualan buku dan alat tulis lainnya naik lebih dari 200 persen. Pada masa Covid-19 pelajar yang membeli buku paling hanya satu atau dua buah buku saja. Kini satu orang anak sekolah bisa membeli buku tulis hingga tiga pak buku tulis ditambah buku gambar, demikian juga dengan tas sekolah dan kelengkapan sekolah lainnya omzetnya naik tajam, “ungkapnya,
Lanjut Trisna, “Sekarang satu anak sekolah SD saja bisa beli buku hingga tiga pak. Anak SMP juga demikian, malah anak SMA dan SMK ada yang beli hingga empat pack,
“Lumayan lah tahun ini omzet naik, karena mungkin kan semua sudah mulai pembelajaran tatap muka,” ungkap Trisma. “Lumayan wae lah ayeuna majeng (lumayan sekarang naik),” jelasnya.
(ron)











