MATRASNEWS, JAKARTA – Maraknya pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kini membela berbagai klub di BRI Liga 1 menjadi sorotan. Menanggapi fenomena ini, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa federasi tidak dapat mengintervensi keputusan karier para pemain tersebut.
“Yang seperti kami sampaikan. Pertama, ini pilihan mereka. Kami tidak bisa tahan mereka. Kami tidak gaji mereka,” ujar Arya, Minggu 25/1/2026.
Ia menambahkan, “Mungkin beda kalau kami yang menggaji mereka, pasti bisa diarahkan. Tapi ini soal pilihan mereka dan hak asasi mereka juga, kami tidak bisa tahan.”
Arya menduga, gelombang kedatangan pemain naturalisasi seperti Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Nathan Tjoe-A-On ke kompetisi domestik disebabkan oleh peningkatan kualitas BRI Liga 1.
“Mungkin karena banyak pemain naturalisasi datang, kualitas liganya naik sehingga membuat pemain-pemain naturalisasi mau datang,” ucapnya.
Ia juga menilai naiknya level kompetisi, yang dibuktikan dengan kedatangan sejumlah pemain berlevel Eropa, menjadi daya tarik utama. “Tidak hanya pemain naturalisasi, banyak juga pemain top yang mau datang karena kualitas kita,” tutur tangan kanan Ketua Umum PSSI Erick Thohir tersebut.
Fenomena ini menunjukkan dinamika baru dalam persepakbolaan Indonesia, di mana liga domestik mulai menjadi tujuan menarik bagi para pemain yang telah memperkuat tim nasional, sekaligus mencerminkan peningkatan daya saing kompetisi.
Cek Berita lain di Google News











