Menu ✖

Breaking News

News

Kajian Kenaikan Tarif Ojol Masuk Tahap Final, Bervariasi per Zona

badge-check

Kajian Kenaikan Tarif Ojol Masuk Tahap Final, Bervariasi per Zona Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Kajian mengenai kenaikan tarif ojek daring (ojol) sebesar 8-15 persen telah memasuki tahap final.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirjen Hubdat Kemenhub), Aan Suhanan.

Aan menegaskan bahwa finalisasi kenaikan tarif didasarkan pada kajian mendalam dan terus-menerus. “Nantinya, kenaikan tarif akan bervariasi, tergantung zona masing-masing pengguna,” ujarnya, Rabu (23/8).

Meski kajian telah memasuki tahap akhir, Aan menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai waktu penerapan kenaikan belum ditetapkan.

Kemenhub masih akan melakukan beberapa tahap kajian lanjutan sebelum melakukan sosialisasi kepada perusahaan aplikator.

Di sisi lain, Kemenhub juga tengah mengkaji tuntutan lain dari mitra pengemudi, yaitu pemotongan biaya aplikator sebesar 10 persen.

Kebijakan ini dinilai crucial mengingat jumlah mitra pengemudi di Indonesia telah melebihi 1 juta orang.

Aan juga mengungkapkan peran signifikan platform ojol bagi UMKM, dengan kurang lebih 25 juta usaha yang tercatat di dalamnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Muskercab PKB Kota Bekasi Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

24 Okt 2026 - 15:12 WIB

Muskercab PKB Kota Bekasi Perkuat Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Pemprov DKI Gelar Lomba Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026

24 Okt 2026 - 01:24 WIB

Pemprov DKI Gelar Lomba Pilah Olah Sampah Heroes Jakarta 2026

Pemkot Bekasi Gelar Pawai Hari Santri 2026

23 Okt 2026 - 00:39 WIB

Pemkot Bekasi Gelar Pawai Hari Santri 2026

Pemprov DKI Rampungkan Renovasi 16 dari 19 Gedung Sekolah yang Jadi Target

22 Okt 2026 - 12:12 WIB

Pemprov DKI Rampungkan Renovasi 16 dari 19 Gedung Sekolah yang Jadi Target

Dua Tahun Prabowo, Gema Sasmita Klaim Pemerintah Bongkar Dominasi Oligopoli

21 Okt 2026 - 14:24 WIB

Dua Tahun Prabowo, Gema Sasmita Klaim Pemerintah Bongkar Dominasi Oligopoli
Trending di News