Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

PAREKRAF

Kemenparekraf Gandeng World Intellectual Property Organization

badge-check


					Kemenparekraf Gandeng World Intellectual Property Organization Perbesar

Matras News, Bali – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan World Intellectual Property Organization (WIPO) untuk meningkatkan daya saing dan branding pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandiaga Uno saat jumpa pers WCCE di Bali International Convention Center (BICC)-Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (6/10/2022) menjelaskan pentingnya proyek branding untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Secara umum, proyek ini berfokus pada peningkatan nilai tambah produk dan jasa pariwisata dan ekonomi kreatif melalui kekayaan intelektual. Melalui peningkatan nilai tambah dari kekayaan intelektual ini akan mendorong peningkatan daya saing usaha,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Kemenparekraf pun sepakat menandatangani nota kesepahaman atau memorandum of understanding (Mou) dengan WIPO.

MoU ini merupakan hasil kolaborasi kerja Kemenparekraf/Baparekraf dengan diplomasi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sehingga bisa  menggandeng Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) guna mewujudkan kerja sama konkret yang manfaatnya diharapkan langsung dapat dirasakan oleh pelaku usaha ekraf di tanah air.

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif pada 12 Juli 2022 yang diharapkan memberikan kemudahan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan akses pembiayaan.

“PP Nomor 24 ini yang akan kita finalisasi dan sosialisasi dalam bentuk pilot project dan Wamen Angela akan mengetalasekan 5 sampai 10 produk ekonomi kreatif berbasis HAKI yang akan kita dorong untuk mendapatkan pembiayaan,” ujarnya.

Ruang lingkup dari Mou ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari produk lokal, melalui kekayaan intelektual khususnya untuk brand dan disain.

Kerja sama juga mencakup upaya meningkatkan daya saing brand produk lokal dan potensinya, terutama untuk bidang pemasaran dan peningkatan keuntungan. Serta dalam hal pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk membentuk intellectual property (IP) facilitation services di Indonesia.

Sandiaga meyakini di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi dunia, investasi dan pembiayaan industri parekraf akan tetap tersedia melalui fasilitasi dari pemerintah dan kerja sama dengan pentahelix. 

“Saya melihat investasi 5-10 tahun kedepan akan cerah, karena kita memiliki 8 KEK dan 12 proyek pariwisata nasional, bahkan kita menargetkan mampu menarik investasi 6-8 miliar dollar AS,” ujarnya.

Baca Juga : Kemenparekraf Terbitkan “Outlook Parekraf 2023/2024”

MoU dengan Bali Twin

Setelah melakuakn MoU dengan WIPO Menparekraf Sandiaga juga menyaksikan MoU antara Kemenparekraf dengan Bali Twin Metaverse. Dari Kemenparekraf diwakili Sesmenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani.

Kerja sama dengan Bali Twin Metaverse diharapkan dapat membantu pelaku ekraf termasuk seniman lokal Bali untuk memperoleh pendapatan tambahan melalui digitalisasi NFT dimana karya seni mereka bisa dijual dalam bentuk NFT Open Sea. 

Melalui Bali Twin Metaverse, selain bisa memiliki aset properti digital, warga dari berbagai negara dunia juga bisa mengunjungi Bali secara digital. Bahkan bisa berbelanja juga secara digital. 

Pada akhirnya bisa menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang langsung ke Bali. Sehingga sektor pariwisata Bali semakin populer di dunia internasional.

Baca Lainnya

Say Monanggedeon: Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

14 Februari 2025 - 01:08 WIB

Say Monanggedeon Sukseskan Desa Wisata Kota Bekasi dengan Konsep Urban Farming

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

29 Juli 2024 - 20:50 WIB

Taman Parapuar Akan Jadi Daya Tarik Baru Wisata Alternatif di Labuan Bajo NTT

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

22 Juli 2024 - 21:05 WIB

Kemenparekraf Perkuat Kolaborasi Tingkatkan Atraksi dan Amenitas di Destinasi Wisata

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

1 Juli 2024 - 21:28 WIB

Kembangkan Sektor Parekraf Melalui Travel & Tourism Development Index Indonesia

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024

24 Juni 2024 - 21:40 WIB

Kemenparekraf Luncurkan Wonderful Indonesia Co-Branding School Break 2024
Trending di PAREKRAF