Berdasarkan hasil asesmen, jalur pendakian dengan kategori risiko tinggi akan ditutup sepenuhnya. Sementara itu, kawasan dengan tingkat risiko sedang masih mengizinkan akses terbatas dengan pengawasan ketat dari petugas gabungan.
Kebijakan ini menyisakan kelonggaran bagi agenda wisata atau event yang telah terjadwal sebelumnya. Beberapa kegiatan seperti Merbabu Trail Run di Taman Nasional Gunung Merbabu, serta sejumlah acara di Taman Nasional Gunung Merapi dan Taman Nasional Kerinci Seblat, tetap dapat berlangsung. Penyelenggaraan event-event itu akan mendapat pengawalan dan pengamanan penuh dari tim gabungan guna meminimalkan potensi risiko.
Langkah penutupan sementara ini mendapat respons beragam dari komunitas pecinta alam. Beberapa kalangan mengapresiasi langkah preventif Kementerian, sementara yang lain menyoroti pentingnya sosialisasi yang lebih masif agar wisatawan tidak terjebak di lokasi.
Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi KSDAE dan unit pengelola taman nasional setempat. Pembukaan kembali jalur pendakian akan dievaluasi secara berkala sesuai dengan kondisi cuaca dan tingkat kerawanan kebakaran di masing-masing kawasan.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.