Menu

Mode Gelap
Kepemimpinan Berlandaskan Nilai, Bima Arya Tekankan Pentingnya Mencicil Harapan Libur Sekolah Bersama Properti Bintang Lima Eminence Global Sahid Arkopilago Hadir, Ragam Minuman Temani Santai BMHS Bangun Jembatan Penghubung RS Bunda Jakarta Rangkaian Kegiatan HPN Bekasi Raya 2026 Pullman Jakarta Central Park Kokohkan Status Hotel MICE Premium

Seni & Budaya

Kemeriahan Pentas Gebyar Budaya Tradisional Kayu Putih Jakarta Timur

badge-check


					Kemeriahan Pentas Gebyar Budaya Tradisional Kayu Putih Jakarta Timur Perbesar

Matras News, Jakarta – Kemeriahan Gebyar Budaya Tradisional. Kegiatan ini selenggarakan di Jalan Hj.Ten Kelurahan Kayu Putih kecamatan Pulogadung Jakarta Timur pada, Minggu (11/12/2022).

Ketua Rukun Warga (RW) 06 Samsudin menerangkan, ”Acara Gebyar Budaya Tradisional yang digelar di RW 06 Kelurahan Kayu Putih ini berjalan dengan sukses, yang mana kegiatan ini kita sudah adakan untuk yang ke lima kalinya, ”terangnya.

Lanjutnya, dalam Pentas Gebyar Budaya Tradisional ini tentunya melibatkan Sangar Silat Silibet cabang Kayu Putih, yang mana terpusat di Silibet Pangadegan yang di pimpin oleh guru Dani. Kami sangat berterima kasih kepada Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur yang sudah memberikan dukungan atas berjalannya kegiatan ini. Tak luput juga kami ucapkan kepada masyarakat yang sangat antusias menyaksikan kegiatan ini, karena memang saat ini masyarakat butuh hiburan yang hampir tiga tahun terdampak Pandemi Covid-19. Harapan saya kesenian budaya Betawi ini terus di pertunjukkan kepada masyarakat dan jangan sampai dilupakan, “ucapnya.

Sementara Pimpinan sanggar Silibet Pengadegan guru Dani mengatakan,” Alhamduillah kita sudah melaksanakan kegiatan Gebyar Budaya Tradisional, dimana kegiatan ini banyak melibatkan lembaga, sanggar-sanggar dan masyarakat, salah satunya dalah dari Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur yang sudah mendukung acara ini. Acara ini di Selenggarakan oleh sanggar Silibet cabang Kayu Putih, yang mana di dalamnya itu terdapat sanggar-sanggar yang memang bagian dari sanggar Silibet. Semoga harapan kita dengan kegiatan ini dapat didukung lagi baik dari pemerintah setempat dan juga pemerintah seni budaya dan pariwisata ekomoni kreatif, “jelasnya.

Lanjutnya, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Iwan Heriwardana dan juga Kepala Sudin Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Timur, Camat Pulogadung, Lurah Kayu Putih serta para jajaran Rukun Warga dan Rukun Tetangga, ”ucap Dani.

Adapun rangkaian acara kegiatan ini meliputi pertunjukan Palang Pintu, tarian tradisional, Pencak Silat Anak-anak, Atraksi Silat Api, Okestra, Gambang Kromong, Gondang Sembilan, Band, Hadroh, Bodoran Betawi dan juga dihibur oleh artis sinetron tukang ojek pengkolan. Dalam kegiatan ini, juga meresmikan Asosiasi Ondel-ondel Indonesia yang melibatkan 17 sanggar.

Dani menambahkan, “Semoga kedepannya Asosiasi Ondel-ondel ini dapat berkembang lagi, karena targetnya Ondel-ondel memang asli Jakarta, tapi tujuannya kenapa jadi Asosiasi Ondel-ondel Indonesia. Agar dari suku-suku dan dari daerah lain mengenal Ondel-ondel adalah ikon budaya tradisional Betawi atau Jakarta. Harapan dari kegiatan ini, ketika kita membuat gebyar kebudayaan ada bekasnya yaitu, banyak kaderisasi, khususnya remaja dan anak-anak mau ikut berlatih seni budaya Betawi baik silatnya, tarinya dan juga musik tradisionalnya. Selain itu Camat, Lurah, RW dan RT juga harus mendukung dan memfasilitasi baik tempat maupun administrasinya. ” imbuhnya. (af)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinas Kebudayaan DKI Terima Audensi LKB, Bahas Ornamen Betawi

10 Juni 2026 - 00:08 WIB

Wayang Kulit, Gamelan, dan Saxophone Tampil Memukau di University of California Riverside

29 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kelenteng Tian Fu Gong, Gubernur Pramono: PIK 2 Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

19 Mei 2026 - 11:24 WIB

Tari Topeng Cirebon, Menyuguhkan Keindahan dalam Gerak

3 Mei 2026 - 01:13 WIB

AMKI Kartini Award 2026 Menobatkan 11 Perempuan Inspiratif di Era Digital

30 April 2026 - 01:37 WIB

Trending di Seni & Budaya