Menu

Mode Gelap
Lapas Bekasi Luncurkan Sistem Kunjungan Daring, Keluarga Tak Perlu Antre Menko Kumham Imipas Buka Ruang Dialog dengan BEM SI Kunjungan Ilmiah Perkuat Hubungan Riset Australia-Indonesia Schneider Electric Gandeng Foxconn Kembangkan Pusat Data AI Masa Depan BunnKOPI Jember Semarakkan Festival Batik Bojonegoro dengan Cita Rasa Kopi Pilihan Pemkot Bekasi Apresiasi Kreativitas 900 Lansia

News

Ketua Srikandi LMP Prihatin Atas Hasil Perhitungan Suara Pilkada Kota Bekasi

badge-check


					Ketua Srikandi LMP Prihatin Atas Hasil Perhitungan Suara Pilkada Kota Bekasi Perbesar

Matras News, Bekasi – Ketua Srikandi Ormas Laskar Merah Putih (LMP), Markas Cabang Kota Bekasi, Srimaryati menyatakan secara tegas keprihatinannya terkait hasil sementara perhitungan suara Pilkada Kota Bekasi.

Ia, (Srimaryati) mengungkapkan, dimana paslon nomor 1 mendapat perolehan suara yang signifikan ditengah Isue kasus yang menyeret nama salah satu pasangan calon 01 terkait pelaporan seorang perempuan inisial IL, atas dugaan tindak pelecehan seksual tidak membawa pengaruh sedikitpun terhadap iklim pilkada Kota Bekasi, ungkapnya saat di konfirmasi pada, Jumat 29 November 2024.

Srimaryati mengutip data dari detikJabar dari laman Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni-PPA), Propinsi Jawa barat menduduki peringkat tertinggi dalam kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

“Tingginya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan disumbang oleh beberapa wilayah di Jabar. Mulai dari Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bandung, Kota Depok, Kabupaten Sukabumi hingga Kabupaten Tasikmalaya, papar Srimaryati.

Srimaryati juga mengungkapkan, ketidak kepedulian masyarakat kota Bekasi terkait isue tersebut merupakan indikasi minimamnya empati yang merupakan imbas lain dari money politik dimana masyarakat bertindak dan bergerak karena reward yang di dapatkan.

“Tindakan pelecehan adalah hal krusial yang menyangkut nilai moral dan tingkat kualitas attitude yang sangat penting bagi pribadi seorang pemimpin yang harusnya menjadi perhatian masyarakat, ungkapnya.

Srimaryati juga memaparkan, terlepas apakah kasus tersebut terbukti ataupun hanya hoax nantinya ,menurut saya seharusnya masyarakat lebih bijaksana dalam menentukan pilihan terhadap seorang pemimpin yang akan memimpin semua lini kehidupan di kota Bekasi lima tahun kedepan.

Dengan demikian ketua Srikandi marcab kota Bekasi berharap masyarakat semakin melek politik sehat agar suara yang di berikan benar benar mencerminkan politik yang smart demi tercapainya tatanan kehidupan yang di harapkan di kota Bekasi, paparnya.

Baca Lainnya

Lapas Bekasi Luncurkan Sistem Kunjungan Daring, Keluarga Tak Perlu Antre

19 Juni 2026 - 00:10 WIB

Menko Kumham Imipas Buka Ruang Dialog dengan BEM SI

19 Juni 2026 - 00:09 WIB

Kunjungan Ilmiah Perkuat Hubungan Riset Australia-Indonesia

19 Juni 2026 - 00:08 WIB

Camat Bekasi Timur Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026

19 Juni 2026 - 00:02 WIB

Pengamat Desak Penegakan Hukum Kasus Tuper DPRD Bekasi Berbasis Kewenangan

19 Juni 2026 - 00:01 WIB

Trending di News