Menu

Mode Gelap
DPRD Kota Bekasi Dorong Evaluasi dan Komitmen Pendidikan Berkualitas Presiden Prabowo Umumkan Paket Perlindungan Pekerja Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Kota Bekasi: Ini Prioritas Darurat Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026 Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta

Tekno

Literasi Digital Dorong ASN Provinsi Bali Makin Cakap Bekerja

badge-check


					Literasi Digital Dorong ASN Provinsi Bali Makin Cakap Bekerja Perbesar

Matras News, Bali – Sejak memasuki era digital, kita semua sebagai pelakunya juga wajib memahami cara menggunakan teknologi dengan baik.

Hal itu merupakan salah satu dari empat pilar literasi digital yaitu Kecakapan Digital.

Sebagai salah satu pelaku birokrasi, Aparatur Sipil Negara (ASN) juga wajib memanfaatkan kemudahan teknologi untuk kepentingan bekerja.

Widyaiswara Ahli Madya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mahmudan Sidik.

Pada kegiatan Literasi Digital Pemerintahan kepada ASN dan SDM Pemerintah Provinsi Bali di Hotel Mercure Kuta. Senin (21/08/2022).

“Salah satu kunci yang harus dimiliki oleh ASN adalah Lifelong Learning atau keinginan untuk selalu belajar.

Salah satunya adalah belajar memanfaatkan teknologi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Bali melalui Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra memberikan apresiasi kepada Kemkominfo.

Melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika Ditjen Aplikasi Informatika telah menggelar kegiatan literasi digital kepada para ASN di Bali.

“Saya pikir ini adalah kolaborasi yang baik dan luar biasa.

Apapun yang menjadi kebijakan nasional jika dikolaborasikan kepada daerah akan menjadi program yang efektif dan berjalan baik,” pungkasnya.

ASN Wajib Jaga Netralitas di Ruang Digital

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Informatika Boni Pudjianto dalam sambutannya mengingatkan mengenai keharusan bagi para ASN.

Uuntuk senantiasa menjaga netralitasnya di mana saja, termasuk di ruang digital.

Menyongsong Pemilu 2024, Netralitas ASN harus dijaga. Bapak Ibu sekalian tidak boleh menggunakan media sosial untuk keperluan yang sifartnya kampanye,” jelasnya.

Jejak digital menjadi hal yang patut diwaspadai oleh para pengguna media sosial, termasuk ASN.

Satu langkah yang salah dalam dunia digital, akan merekam jejak tersebut dan berakibat fatal bagi karier ASN.

“Hal-hal yang mengacu kepada kampanye di media sosial atau keberpihakan pada kubu tertentu akan dikenakan hukuman bagi ASN.

Oleh karena itu, kita wajib menjaga netralitas Aparatur Pemerintah,” tandasnya. (*)

Baca Lainnya

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

13 April 2026 - 00:12 WIB

Solusi Distribusi Modern dengan Software Logistik

XLSMART Hadirkan Kecepatan Sampai 500 Mbps Instant Roaming di 75 Negara

6 April 2026 - 00:02 WIB

XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026

3 April 2026 - 02:24 WIB

Samsung Dukung Konser Tur Dunia Boyband Korea BTS

31 Maret 2026 - 00:01 WIB

Samsung Memperkenalkan Teknologi Gaming 3D Tanpa Kacamata dan HDR10+ di GDC 2026

16 Maret 2026 - 02:18 WIB

Trending di Tekno