Menu

Mode Gelap
Menhub Pastikan Infrastruktur Transportasi Siap Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026 KAI Commuter Siapkan 1.149 Perjalanan Harian untuk Angkutan Lebaran 2026 Cahaya Islam di India, Jejak Peradaban Islam di Negeri Bollywood Polsek Bekasi Selatan Salurkan Hobi Lari Remaja myBCA International Java Jazz Festival 2026 Siap Digelar, Ini Lokasinya PGE Catat All-Time High Produksi, Bukti Konsisten Memperluas Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia

Bisnis

Mahasiswa President University ekspor Produk Mebel ke 4 Negara

badge-check


					Mahasiswa President University ekspor Produk Mebel ke 4 Negara Perbesar

Matras News – Sejumlah karya desain mebel mahasiswa dan dosen President University berhasil menembus pasar ekspor, termasuk ke Jepang, Amerika Serikat, Kolombia, hingga Australia.

Hal tersebut menjadi langkah strategis yang dilakukan Program Studi Interior Design President University (Presuniv) membuahkan hasil gemilang.

Produk-produk tersebut, mulai dari kursi hingga mebel berbahan rotan, dikembangkan melalui kolaborasi dengan dua pabrik mebel di Cirebon, PT Dilmoni dan PT Balaji.

Kedua pabrik ini menjadi mitra penting dalam proses konversi sketsa desain menjadi prototipe siap jual untuk buyer internasional.

“Saya secara rutin membantu pabrik mebel di Cirebon, biasanya saya mulai dari sketsa desain mebel dan kursi, lalu dikembangkan menjadi prototype, kemudian dipasarkan ke buyer luar negeri,” ujar  Prabu Wardono, Dosen Interior Design President University pada, Rabu 21 Mei 2025.

Salah satu produk unggulan, lounge chair bermerek Fikasa hasil desain Prabu, berhasil menarik minat pasar Jepang dan telah dipesan melalui PT Balaji. Sementara dari Amerika, produk President University telah dikirim ke perusahaan mebel Nalika dan Asaya.

Daya saing desain menjadi faktor kunci kesuksesan ekspor ini. “Produk harus memenuhi kebutuhan pasar global, seperti untuk restoran, kafe, dan hotel. Lalu, desainnya harus disesuaikan dengan selera masing-masing pasar, seperti Jepang yang berbeda dengan Amerika atau Australia,” tambah Prabu.

Selain kekuatan desain, eksplorasi material rotan juga jadi andalan. “Mahasiswa harus mampu mengeksploitasi karakter rotan yang lentur, berbeda dengan kayu atau logam. Dan mereka juga harus menawarkan solusi desain baru yang belum pernah dibuat oleh pabrik manapun di dunia,” ujarnya.

Tidak hanya sampai di situ, pada ajang IFEX 2025 lalu, enam karya mahasiswa Presuniv juga berhasil menarik minat perusahaan furnitur asal Turki untuk menjalin kerja sama lebih lanjut.

Dari sisi pendidikan, Presuniv memang menyiapkan mahasiswanya untuk menghadapi pasar global. “Metode ajar kami sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Ini membantu mahasiswa membuat proposal dan membangun komunikasi dengan relasi luar negeri,” jelas Agus Canny, Dekan Faculty of Art, Design and Architecture (FADA) Presuniv.

Ia menekankan bahwa capaian ini bukan hanya prestasi akademik, tetapi langkah nyata untuk mengangkat industri desain dan kerajinan Indonesia.

“Lulusan kami sangat strategis untuk mendukung dunia industri furnitur dan kerajinan Tanah Air,” imbuh Agus.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan pendekatan bisnis yang tepat dan pendidikan yang berorientasi global, desain Indonesia mampu bersaing di pasar internasional.

Baca Lainnya

PGE Catat All-Time High Produksi, Bukti Konsisten Memperluas Pemanfaatan Energi Panas Bumi di Indonesia

12 Maret 2026 - 02:42 WIB

XLSMART Raih Penghargaan Inovasi Teknologi dan Jaringan 5G Tercepat dari Ookla di Mobile World Congress 2026

11 Maret 2026 - 02:21 WIB

Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya

9 Maret 2026 - 00:24 WIB

Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya

Berkah Ramadan, Omzet Bolen Khas Bekasi Ditaksir Tembus Rp30 Juta

7 Maret 2026 - 19:20 WIB

Berkah Ramadan, Omzet Bolen Khas Bekasi Ditaksir Tembus Rp30 Juta

Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas

7 Maret 2026 - 02:25 WIB

Industri Asuransi Disiapkan Garap Potensi Besar di Sektor Hulu Migas
Trending di Bisnis