MATRASNEWS, JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai tata kelola keuangan negara di sektor publik perlu bergerak melampaui pendekatan administratif. Menurutnya, akuntabilitas tidak cukup berhenti pada capaian di atas kertas, melainkan perlu menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Perubahan Paradigma Tata Kelola
Pandangan tersebut disampaikan Yassierli saat menjadi pembicara pada Public Sector Governance Summit (PSGS) yang digelar Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Jakarta, Kamis (25/6).
Forum itu dimanfaatkan untuk menggarisbawahi pentingnya perubahan cara pandang dalam tata kelola sektor publik. Fokus pengelolaan sektor publik tidak lagi hanya pada bagaimana anggaran dibelanjakan, tetapi juga pada dampak yang dihasilkan terhadap kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.











