Menu

Mode Gelap
Pawai 1 Muharram di Kota Bekasi Diwarnai Kampanye Anti Korupsi Hasil Pertandingan Piala Dunia Belanda Ditahan Imbang Jepang 2-2 Hotel GranDhika Pemuda Semarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah Mendag Kumpulkan CEO Manufaktur SpaceX Patok Harga IPO Rp2,4 Juta per Saham, Terbesar di AS Mayjen TNI, Purn TB Hasanuddin: Pengerahan Komcad untuk Demo Tak Tepat

Seni & Budaya

Menelusuri Jejak Ki Buyut Marmagati di Gunung Ciremai

badge-check


					Menelusuri Jejak Ki Buyut Marmagati di Gunung Ciremai Perbesar

Matras News – Berkesempatan menelusuri peninggalan Ki Buyut Marmagati yang konon berada di sekitar wisata alam Pasir Batang desa Karangsari, Darma, Kuningan, Jawa dalam kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Barat Pada Rabu (9/3).

Menurut kisah yang beredar di dunia maya, sesepuh ini bergelar Tubagus dari Kesultanan Banten yang mengganti nama menjadi Ki Marmagati.

Beliau meninggalkan Banten setelah Kesultanan Banten berakhir, yakni setelah meninggalnya Sultan Banten pamungkas yakni Sultan Banten XXI Sultan Muhammad Rafiuddin pada 1813 sampai 1820.

Sang Tubagus berhijrah ke wilayah timur yang pada akhirnya tiba di Pakuwon Cilimus tepatnya di umbul Kukulu untuk menjalani hidup baru sembari berdakwah dan mengajarkan ilmu.

Kemudian pindah lagi ke selatan gunung Ciremai yakni Citampian yang kini berdekatan dengan desa Karangsari dan Gunung Sirah.

Tentu kisah di atas masih merupakan kepingan puzzle yang perlu dikumpulkan dan disusun menjadi kisah yang utuh.

“Setiap desa penyangga TNGC punya situs sejarah. Nah, bila situs tersebut berada dalam kawasan TNGC, maka akan kami usulkan menjadi zona religi. Zona religi ini akan berdampingan dengan zona pemanfaatan sehingga akan menjadi tambahan daya tarik wisata alam,” kata seorang petugas ground check evaluasi zonasi TNGC.

 

Baca Lainnya

Dinas Kebudayaan DKI Terima Audensi LKB, Bahas Ornamen Betawi

10 Juni 2026 - 00:08 WIB

Wayang Kulit, Gamelan, dan Saxophone Tampil Memukau di University of California Riverside

29 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kelenteng Tian Fu Gong, Gubernur Pramono: PIK 2 Bisa Jadi Destinasi Wisata Religi dan Budaya

19 Mei 2026 - 11:24 WIB

Tari Topeng Cirebon, Menyuguhkan Keindahan dalam Gerak

3 Mei 2026 - 01:13 WIB

AMKI Kartini Award 2026 Menobatkan 11 Perempuan Inspiratif di Era Digital

30 April 2026 - 01:37 WIB

Trending di Seni & Budaya