Menu

Breaking News

News

Pramono Anung Siapkan Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir

badge-check

Pramono Anung Siapkan Kawasan Peternakan Terintegrasi di Ciangir Perbesar


MATRASNEWS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengembangkan lahan 20 hektare di Ciangir, Kabupaten Tangerang, menjadi kawasan peternakan terintegrasi yang mampu menampung 5.000 ekor sapi. Proyek ini menjadi bagian strategis penguatan ketahanan pangan ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung lokasi pengembangan di Pusat Olah Organik Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Jumat (31/7/2026). Kawasan seluas total hampir 100 hektare milik Pemprov DKI itu terbagi untuk pengolahan organik, peternakan terpadu, dan aset Kementerian Hukum dan HAM.

“Disini akan dikembangkan peternakan sapi, ayam, perikanan, hingga pertanian seperti jagung, padi, dan komoditas lainnya,” ujar Pramono dalam siaran pers Pemprov DKI.

Integrasi Hulu-Hilir di Satu Kawasan

Lahan 20 hektare yang dikelola Perumda Dharma Jaya sudah memperoleh Persetujuan Penggunaan Barang Milik Daerah pada 23 Juni 2026. Kawasan ini dibagi menjadi zona peternakan 17 hektare dan ruang penghijauan 3 hektare.

Fasilitas yang dibangun meliputi kantor operasional, gudang pakan, kandang karantina dan penggemukan, jembatan timbang, serta instalasi pengolahan air limbah. Konsep terintegrasi mencakup penggemukan sapi, penyediaan pakan mandiri berbasis teknologi, rumah potong hewan, cold storage, hingga fasilitas pengolahan daging dalam satu ekosistem.

Gubernur menginstruksikan Dinas LH, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian, serta BPAD agar pekerjaan yang menjadi kewenangan Pemprov dimulai paling lambat awal September 2026.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya
Trending di News