Menu

Mode Gelap
ILUNI UI FIB Gelar MeiLawan 2026, Ajak Rawat Ingatan Tragedi Mei 1998 Sinergi Himbara, BP BUMN Dorong Hunian Terjangkau bagi Masyarakat Puncak Liburan Long Weekend, KAI Layani 161.028 Pelanggan Purbaya Beri Waktu 6 Bulan bagi WNI untuk Repatriasi Dana dari Luar Negeri Denon Dorong ITS Indonesia Jadi Aktor Utama UAM di Regional U.S. Embassy Jakarta Celebrates Maternal Health Achievements in Banten Province

Seni & Budaya

Menparekraf Apresiasi Film Hayya 2

badge-check


					Menparekraf Apresiasi Film Hayya 2 Perbesar

Matras News – Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi film ‘Hayya 2: Hope, Dream & Reality’, sebagai momentum kebangkitkan ekonomi dan membuka peluang kerja seluas-luasnya. 

Menparekraf Sandiaga, saat usai Nobar (Nonton Bareng) film ‘Hayya 2: Hope, Dream & Reality’, di Epicentrum XXI, Minggu (3/4/2022), mengatakan bahwa film ini tidak hanya menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi, namun juga turut mempromosikan pariwisata di Ciwidey, Kabupaten Bandung. 

“Film Hayya 2 memperkerjakan begitu banyak masyarakat dan juga mempromosikan priwisata khususnya di Ciwidey, Kabupaten Bandung. Jadi ini juga selain menciptakan lapangan kerja, juga mempromosikan pariwisata. Kami sangat mengapresiasi film ini yang hadir tepat waktu untuk tatanan ekonomi baru,” kata Sandiaga. 

Sandiaga menyampaikan dalam mendukung perfilman Indonesia, Kemenparekraf menghadirkan program berupa ’screen on demand’, yaitu memfasilitasi permintaan nonton bareng (nobar) film di suatu acara. 

“Jadi, misalnya kalau ada permintaan majelis taklim, atau arisan, atau sekolah dengan kapasitas 20-25 orang untuk nobar nanti kami fasilitasi, dengan bantu menyediakan studio bioskop. Teman-teman kesulitan memasarkan pola baru, maka kita hadirkan screen on demand ini untuk turut mendukung perfilman Indonesia,” ujarnya. 

Film Hayya 2 ini mengisahkan tentang perjuangan gadis bernama Hayya, pengungsi asal Palestina yang hidup di Indonesia. Hayya memiliki trauma dengan situasi konflik yang terjadi di Palestina, sehingga membuat Hayya tidak mau dipulangkan, dan kembali melarikan diri agar bisa tinggal di Indonesia. Dalam pelariannya Hayya bertemu dengan Lia (29), seorang perempuan cantik dan baik hati yang mengira Hayya adalah anaknya. 

Selain diangkat menjadi kisah film, Hayya2 juga akan diadaptasi ke sebuah Novel yang ditulis oleh Helvy Tiana Rosa, Asma Nadia dan Beny Arnas. Sedangkan, skenario film ini ditulis Ali Eunoia dan Jastis Arimba, serta disutradarai oleh Jastis Arimba.

Pemeran Hayya, Amna Hasanah Shahab, menyampaikan terima kasih kepada Menparekraf yang telah mendukung perfilman Indonesia, termasuk film Hayya 2. 

“Terima kasih kepada Pak Menteri yang telah hadir untuk bersama-sama nonton film Hayya 2 , semoga senang dan menikmati jalan cerita film Hayya 2. Selamat menonton semuanya,” ujar Amna. 

(her)

Baca Lainnya

Tari Topeng Cirebon, Menyuguhkan Keindahan dalam Gerak

3 Mei 2026 - 01:13 WIB

AMKI Kartini Award 2026 Menobatkan 11 Perempuan Inspiratif di Era Digital

30 April 2026 - 01:37 WIB

Wamen Ekraf Apresiasi Kolaborasi Kreatif Aniwayang Live di Museum Nasional

29 April 2026 - 02:03 WIB

Ribuan Penari Meriahkan CFD Bekasi, Ronggeng Nyentrik Jadi Primadona

27 April 2026 - 01:24 WIB

12.000 Warga Mustika Jaya Ramaikan Festival Adu Bedug

20 April 2026 - 00:23 WIB

12.000 Warga Mustika Jaya Ramaikan Festival Adu Bedug
Trending di Seni & Budaya