Menu

Mode Gelap
Hunian Layak di Atas Lahan KAI: Groundbreaking Manggarai Mulai Juli 2026 Menteri Keuangan Yakin Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026 Hanya 13 Spesies Kuda Laut Tercatat di Indonesia, Habitat Rusak Komisi V DPR Sudjatmiko Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun Ancaman Defisit Rp30 Triliun dan Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI Membayangi JKN Mugatech, Motor Drag Listrik Karya Siswa SMK Jogja Tembus 132 Km/Jam

Bisnis

Menteri Keuangan Yakin Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026

badge-check


					Menteri Keuangan Yakin Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026 Perbesar


MATRASNEWS, JOGJA – Keyakinan besar dilontarkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Rupiah diprediksi menguat hingga Rp15.000 per dolar AS pada Juni 2026. Optimisme itu disampaikan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center, Bantul, Jumat (22/5/2026).

Dua Faktor Penguat Rupiah

Penguatan rupiah ditopang dua faktor utama. Pertama, penerapan aturan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang mulai berlaku Juni. Kedua, aliran dana dari penerbitan obligasi global senilai 3,4 miliar dolar AS pekan ini.

Aturan DHE sebenarnya dijadwalkan pada Januari. Namun pelobi dikabarkan kuat bermain. “Saya duga banyak pelaku bisnis melobi sampai ke istana. Seharusnya Januari, mundur ke Maret, mundur ke April, sekarang Juni,” ujar Purbaya blak-blakan.

Kelemahan aturan lama diakui Menkeu. Devisa ekspor hanya diparkir sebentar di bank kecil. Lalu segera dikirim ke luar negeri. Akibatnya cadangan devisa terus terkuras meski ekspor surplus.

Aturan baru mewajibkan penempatan devisa di bank Himbara. Pengawasan ketat pun bisa dilakukan. Direksi bank pelat merah yang melanggar aturan akan langsung dipecat.

Investor Asing Masuk

Penerbitan global bond dalam dolar AS dan Euro dengan tenor 5 dan 10 tahun menambah pasokan valas. Minat investor asing tetap tinggi. Fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih dipercaya.

Intervensi pemerintah di pasar sekunder obligasi domestik disebut berhasil menahan kenaikan yield. “Investor asing sudah masuk ke pasar sekunder kita, juga ke pasar primer. Mungkin sekarang sudah hampir Rp2 triliun lebih masuk,” jelasnya.

Pesan tegas disampaikan Purbaya kepada pelaku pasar valas. “Juni akan ada supply dolar signifikan. Rupiah akan menguat. Pemain valas cepat-cepat jual lah. Kita dorong rupiah ke arah 15 ribu,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Hunian Layak di Atas Lahan KAI: Groundbreaking Manggarai Mulai Juli 2026

23 Mei 2026 - 00:56 WIB

Raih Promo Impianmu di Samsung x Lazada Super Brand Day 2026

21 Mei 2026 - 16:59 WIB

Panduan Lengkap Proses Pengiriman Barang dari Luar Negeri

20 Mei 2026 - 01:17 WIB

Dorong Efisiensi Logistik, Pelaku Usaha Terapkan 5 Strategi Kunci

20 Mei 2026 - 01:02 WIB

Ketua Repdem Kota Bekasi Raih Penghargaan Pengiat UMKM dan Pariwisata

19 Mei 2026 - 14:38 WIB

Trending di Bisnis