Menu

Mode Gelap
Gilang Esa Mohamad Desak Lahan Pemakaman dan SMPN di Jakasampurna Bea Cukai Aceh Gagalkan Penyelundupan 2.989 Gram Emas ke Malaysia Menko Yusril: Perpres 111/2025 Bukan Aturan Khusus LGBTQ Bandara Husein Siap Angkut Jet, Target 17 September FORMASI Desak Penutupan Permanen THM di Bekasi Kemnaker dan HIPMI Jaya Teken MoU Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja

Bisnis

Menteri Keuangan Yakin Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026

badge-check

Menteri Keuangan Yakin Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS pada Juni 2026 Perbesar


MATRASNEWS, JOGJA – Keyakinan besar dilontarkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Rupiah diprediksi menguat hingga Rp15.000 per dolar AS pada Juni 2026. Optimisme itu disampaikan dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center, Bantul, Jumat (22/5/2026).

Dua Faktor Penguat Rupiah

Penguatan rupiah ditopang dua faktor utama. Pertama, penerapan aturan penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang mulai berlaku Juni. Kedua, aliran dana dari penerbitan obligasi global senilai 3,4 miliar dolar AS pekan ini.

Aturan DHE sebenarnya dijadwalkan pada Januari. Namun pelobi dikabarkan kuat bermain. “Saya duga banyak pelaku bisnis melobi sampai ke istana. Seharusnya Januari, mundur ke Maret, mundur ke April, sekarang Juni,” ujar Purbaya blak-blakan.

Kelemahan aturan lama diakui Menkeu. Devisa ekspor hanya diparkir sebentar di bank kecil. Lalu segera dikirim ke luar negeri. Akibatnya cadangan devisa terus terkuras meski ekspor surplus.

Aturan baru mewajibkan penempatan devisa di bank Himbara. Pengawasan ketat pun bisa dilakukan. Direksi bank pelat merah yang melanggar aturan akan langsung dipecat.

Investor Asing Masuk

Penerbitan global bond dalam dolar AS dan Euro dengan tenor 5 dan 10 tahun menambah pasokan valas. Minat investor asing tetap tinggi. Fundamental ekonomi Indonesia dinilai masih dipercaya.

Intervensi pemerintah di pasar sekunder obligasi domestik disebut berhasil menahan kenaikan yield. “Investor asing sudah masuk ke pasar sekunder kita, juga ke pasar primer. Mungkin sekarang sudah hampir Rp2 triliun lebih masuk,” jelasnya.

Pesan tegas disampaikan Purbaya kepada pelaku pasar valas. “Juni akan ada supply dolar signifikan. Rupiah akan menguat. Pemain valas cepat-cepat jual lah. Kita dorong rupiah ke arah 15 ribu,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kemnaker dan HIPMI Jaya Teken MoU Perkuat Kompetensi Tenaga Kerja

10 Juli 2026 - 01:10 WIB

Libur Sekolah, Pelita Air dan Patra Hotels Hadirkan Paket Wisata Terintegrasi

9 Juli 2026 - 17:07 WIB

ASEAN-China Gaet Kolaborasi Penerbangan di Yogyakarta

9 Juli 2026 - 00:07 WIB

Bali Jadi Pusat Perumusan Kebijakan Bahan Bakar Penerbangan Hijau Dunia

8 Juli 2026 - 02:52 WIB

Agrinas Palma Luncurkan Sistem Pengadaan Terintegrasi, Buka Peluang UMKM

8 Juli 2026 - 02:44 WIB

Trending di Bisnis