Inovasi dari Tanah Air yang Mendunia
MATRASNEWS, BANTUL – Sebuah kebanggaan kembali ditorehkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Yogyakarta. Para pemuda dari Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 3 (Muga) Jogja sukses melahirkan inovasi motor drag bertenaga listrik bernama Mugatech.
Hasil uji coba di Landasan Pacu Pantai Depok, Bantul, sungguh mengejutkan. Kendaraan roda dua itu mampu melesat dengan top speed 132,5 kilometer per jam. Capaian itu tercipta hanya dalam jarak tempuh 0 hingga 200 meter.
Hobi Anak Muda yang Tersalurkan Kreatif
Ketua Jurusan Teknik Pemesinan SMK Muga, Hendro Harimawan, mengungkapkan gagasan ini lahir dari hobi para siswa kelas XI dan XII. Mereka memang gemar modifikasi dan kustom motor.
Alih-alih melakukan balapan liar, energi positif itu disalurkan ke proyek bermanfaat. Proses pengerjaan Mugatech sendiri sudah berlangsung selama satu tahun terakhir.
Spesifikasi dan Biaya Pembuatan
Tim SMK Muga merogoh kocek sekitar Rp30 juta untuk mewujudkan motor listrik ini. Rangka besi didesain dan dirakit langsung oleh siswa. Agar proporsional, mereka memadukannya dengan part motor konvensional yang sudah dimodifikasi.
Beberapa komponen yang digunakan antara lain shock depan Satria FU, shock serta arm belakang Jupiter MX King, serta roda Jupiter Z. Total berat motor berkisar 40 kilogram. Baterai dan dinamo menyumbang bobot 25 hingga 30 kilogram.
Untuk dapur pacu, Mugatech mengandalkan dinamo motor listrik 4.000 watt. Baterai bertegangan 72,5 volt dengan kapasitas 30 mAh.
Evaluasi dan Target Ke Depan
Muhammad Rizki Saputra, siswa yang merangkap sebagai joki uji coba, mengaku puas namun tetap kritis. Ia mencatat karakter motor listrik sangat bergantung pada daya baterai.
Saat baterai penuh 100 persen, tarikan langsung maksimal. Begitu daya menurun, performa ikut turun perlahan. Ke depan, tim SMK Muga ingin mengulik rasio gir depan dan belakang. Mereka juga berupaya meringankan rangka agar Mugatech bisa melesat lebih kencang.
Kreativitas anak SMK Jogja memang layap diapresiasi. Mereka membuktikan usia muda bukan halangan untuk berkarya nyata.











