Menu

Mode Gelap
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Tanah Air Setelah Ditahan Israel Ekonom Meragukan Data Pertumbuhan 5,61%, Peringatkan Kerapuhan Ekonomi Melawan Arus, Alika Shafira Rilis EP Bertajuk Tentang Diriku BYD Tech Culture Fest 2026 Digelar di GBK Senayan Gubernur Banten Gencar Promosikan Daerah sebagai Pusat Industri Darurat Begal Upah, Pekerja Indomaret Tuntut Hak Lembur Libur Nasional

News

MS Kaban Berharap Proyek PSEL Jadi Solusi Tekan Sampah dan Emisi

badge-check


					MS Kaban Berharap Proyek PSEL Jadi Solusi Tekan Sampah dan Emisi Perbesar

MatrasNews, Bogor – Sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Terakhir (TPST) di Indonesia dilaporkan dalam kondisi kritis dan sudah tidak layak menampung beban sampah yang terus bertambah. Kondisi ini mendesak perlunya solusi pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan.

Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) diharapkan dapat menjadi kontributor signifikan bagi target nasional pengurangan sampah sekaligus menekan emisi karbon di sektor lingkungan hidup.

Merespons langkah pemerintah ini, Mantan Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu (2004-2009), Malem Sambat Kaban yang akrab di panggil MS Kaban memberikan apresiasi. Ia menekankan bahwa sampah, khususnya rumah tangga, memiliki nilai ekonomi yang potensial jika dikelola dengan baik.

“Sampah rumah tangga itu memiliki banyak potensi. Dia namanya sampah, tapi punya harga ekonomi. Kalau dikelola, diindustrialisasi, dan di-manage dengan baik, ia bisa berkontribusi,” ujar Kaban.

Lebih lanjut, Kaban menyoroti pentingnya membangun budaya dan karakter peduli lingkungan dalam mengelola sampah. Menurutnya, orang Indonesia harus menjadi pribadi yang tidak hanya memanfaatkan limbah, tetapi juga menjadikan kebersihan lingkungan sebagai karakter bangsa.

“Saya inginkan bahwa ini menjadi karakter. Jadi orang Indonesia adalah orang yang peduli lingkungan, yang cinta lingkungan, dan yang sangat mampu memanfaatkan limbah-limbah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar dalam pemanfaatan limbah, aspek keberlangsungan kehidupan dan keselamatan generasi mendatang tidak boleh dikorbankan. Pemerintah diharapkan dapat terlibat penuh dalam mengawal praktik pengelolaan sampah yang tidak hanya berupa gagasan, tetapi juga implementasi yang berdampak nyata bagi ekonomi dan lingkungan.

 

Baca Lainnya

9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Tanah Air Setelah Ditahan Israel

25 Mei 2026 - 01:59 WIB

9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Tanah Air Setelah Ditahan Israel

Ekonom Meragukan Data Pertumbuhan 5,61%, Peringatkan Kerapuhan Ekonomi

25 Mei 2026 - 01:54 WIB

Ekonom Meragukan Data Pertumbuhan 5,61%, Peringatkan Kerapuhan Ekonomi

Darurat Begal Upah, Pekerja Indomaret Tuntut Hak Lembur Libur Nasional

25 Mei 2026 - 00:29 WIB

Darurat Begal Upah, Pekerja Indomaret Tuntut Hak Lembur Libur Nasional

Hanya 13 Spesies Kuda Laut Tercatat di Indonesia, Habitat Rusak

23 Mei 2026 - 00:31 WIB

Komisi V DPR Sudjatmiko Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun

22 Mei 2026 - 19:31 WIB

Komisi V DPR Sudjatmiko Desak Flyover Bekasi Segera Dibangun
Trending di News