Menu

Mode Gelap
Masuk Usia ke 10, Vasaka Hotel Jakarta Gelar Media Gathering Wamen Ekraf Dukung Industri Musik Lewat Indonesian Idol Kokola Group Salurkan Sapi Limosin untuk Qurban Bagikan Bubur Gratis, Hotel 88 Bekasi Tebar Kepedulian Hari Kelima Korban Hanyut di Kali Bekasi Ditemukan Tutup Usia Airbnb Kini Tawarkan Layanan Jemput Bandara Hingga Titip Koper untuk Liburan Anti Ribet

Info Akademia

Para Pendidik Sambut Baik Program Rumah untuk Guru Indonesia

badge-check


					Para Pendidik Sambut Baik Program Rumah untuk Guru Indonesia Perbesar

Matras News, Bogor – Para guru menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas perhatian pemerintah melalui Program Rumah untuk Guru Indonesia. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN), Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), dan Badan Pusat Statistik.

Dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan serah terima kunci yang berlangsung di Perumahan Pesona Kahuripan 11, Cileungsi, Kabupaten Bogor, penghargaan bagi Pahlawan Tanpa Tanda Jasa, Radia Nurjanah, guru TK Islam Nurul Yaqin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah.

Radia, yang sudah mengabdi sebagai guru selama 21 tahun, merasa sangat bahagia akhirnya bisa memiliki rumah sendiri setelah sekian lama mengharapkan fasilitas tersebut.

“Saya sebelumnya tidak punya rumah dan Alhamdulillah Pemerintah telah memfasilitasi guru-guru untuk memiliki rumah. Harapan saya, semoga Pemerintah terus memperhatikan kesejahteraan guru-guru, terutama mereka yang belum memiliki hunian yang layak,” ujar Radia, dalam keterangan tertulis pada, Jumat (28/3/2025).

Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Tatang Riyanto, guru SMAN 1 Cileungsi. Bagi Tatang, program ini tidak hanya memberikan kemudahan dalam memiliki rumah, tetapi juga memotivasi dirinya untuk terus mengajar dengan semangat.

“Rumah yang saya ambil di sini jaraknya dekat dengan tempat saya mengajar. Dengan begitu, saya tidak merasa kelelahan menempuh perjalanan jauh, dan dengan kondisi segar, saya bisa lebih bersemangat mengajar anak-anak,” kata Tatang, yang sudah mengajar selama 8 tahun dan merupakan perantau asal Brebes, Jawa Tengah.

Sementara itu, Ika Mustikawati, guru PJOK di SMPN 1 Kramatwatu, juga merasakan manfaat besar dari program ini. Sebelumnya, Ika harus menempuh perjalanan selama 1,5 jam dari rumah ke sekolah. Kini, berkat program Rumah untuk Guru Indonesia, ia bisa tinggal lebih dekat dengan tempat mengajarnya.

“Terkadang melelahkan, namun anak-anak adalah semangat saya untuk datang ke sekolah. Sekarang saya punya rumah yang dekat dengan sekolah. Ini seperti mimpi yang menjadi nyata karena saya bisa lebih banyak waktu mempersiapkan materi pembelajaran dan hadir ke sekolah dalam kondisi bugar,” ujar Ika, penuh rasa syukur.

Program Rumah untuk Guru Indonesia telah memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan guru-guru di berbagai daerah. Melalui program ini, banyak guru yang sebelumnya terpaksa tinggal di kos-kosan atau menempuh perjalanan jauh ke sekolah, kini dapat memiliki rumah sendiri yang lebih dekat dengan tempat mereka mengajar.

Pemerintah berharap, program ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak guru di seluruh Indonesia, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan melalui kesejahteraan para pendidik.

 

Baca Lainnya

Menakar Akurasi Laporan The Economist: Apakah Indonesia Menuju Jurang?

28 Mei 2026 - 01:08 WIB

University of Melbourne Buka Beasiswa Penuh untuk Mahasiswa Internasional

19 Mei 2026 - 00:04 WIB

Penataan Non-ASN, Pemerintah Jamin Layanan Pendidikan Tetap Jalan

18 Mei 2026 - 01:37 WIB

Buku The Pancasila Market Economy Diluncurkan

13 Mei 2026 - 00:23 WIB

9 Mahasiswa Hamzanwadi Magang di Perusahaan Hotel Raksasa Jepang

12 Mei 2026 - 00:05 WIB

Trending di Info Akademia