MatrasNews, Jakarta – Keluarga besar KOSGORO menggelar dua acara penting sekaligus, yakni peresmian patung Pendiri dan Pahlawan Nasional Mas Isman serta pelantikan Pengurus Pusat Kolektif (PPK) KOSGORO masa bakti 2025. Acara ini digelar di Gedung Juang 45 Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (10/9/2025).
Dalam sambutannya, Ketua Umum PPK KOSGORO Hayono Isman menegaskan komitmen organisasi untuk tetap setia pada jalan perjuangan Mas Isman, yaitu pengabdian kerakyatan dan solidaritas. Ia menekankan bahwa koperasi harus menjadi soko guru dan tulang punggung kesejahteraan ekonomi rakyat.
“Saya akan mengawal aspirasi pengurus dan anggota KOSGORO dengan motto ‘Solidaritas Menuju Sang Juara’. Setiap kader harus bermental juara,” tegas Hayono, seraya menambahkan bahwa KOSGORO adalah organisasi independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
Hayono juga menyoroti dinamika politik terkini. Ia mengapresiasi demonstrasi mahasiswa sebagai koreksi yang konstruktif dalam demokrasi, asalkan tidak anarkis dan bermuatan SARA. “KOSGORO sangat menolak demo yang anarkis dan melanggar aturan,” imbuhnya.
Sementara itu, Samuel Samson, salah satu pimpinan PPK KOSGORO, mengharapkan peresmian patung ini dapat mengingatkan generasi muda akan sejarah perjuangan bangsa.
Ia menyatakan bahwa semangat juang Mas Isman dan Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) harus ditransformasikan sesuai era kekinian.
“Perjuangan Gen Z saat ini berbeda. Mereka menggunakan teknologi digital sebagai media untuk memandang dunia secara global. Ini adalah metamorfosa perjuangan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Mantan Duta Besar RI untuk Kroasia itu.
Mas Isman, yang lahir di Bondowoso pada 1 Januari 1924, adalah seorang pejuang kemerdekaan dan penggagas KOSGORO pada 10 November 1957.
Atas jasa-jasanya, Pemerintah Republik Indonesia menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional pada 5 November 2015.











