MATRASNEWS, SOLO – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi mengumumkan pengembalian hak penyelenggaraan Kejuaraan Dunia Junior Badminton World Federation (BWF) 2026. Kejuaraan yang semula direncanakan digelar di Solo, Jawa Tengah, itu akhirnya batal dihelat di Indonesia.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui serangkaian diskusi internal dan pertimbangan matang. Dalam pernyataan resminya, PBSI menyampaikan penyesalan mendalam karena kondisi yang tidak dapat dihindari memaksa federasi untuk tidak dapat melanjutkan persiapan sebagai tuan rumah.
“Keputusan ini merupakan langkah yang sulit namun harus diambil secara bertanggung jawab,” tulis PBSI, Selasa (28/1/2026).
PBSI menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas segala ketidaknyamanan yang timbul akibat keputusan ini. Federasi bulutangkis nasional itu juga menyatakan penghargaan setinggi-tingginya atas hubungan baik dan kerja sama erat yang telah terjalin dengan BWF.
“Kami berharap kolaborasi dengan BWF dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat di masa mendatang,” pungkas pernyataan itu.
Hingga berita ini diturunkan, BWF belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah PBSI ini. Belum diketahui juga lokasi pengganti yang akan dipilih untuk menyelenggarakan ajang bergengsi tingkat junior dunia tersebut pada 2026 mendatang.
Cek Berita lain di Google News











