Menu

Mode Gelap
Indonesia Diprediksi Bertahan di Status Emerging Market MSCI Water For Timor Dekatkan Akses Air Bersih Untuk Masyarakat Timor Tengah Selatan   Dialog Kunci Demokrasi, Qodari Sesalkan Insiden di UGM Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna Adira Expo di Bogor, Solusi Keuangan Keluarga Saat Liburan

News

Pedagang Pasar Kranji Nyusut 50 Persen, Pemkot Bekasi Dinilai Gagal Revitalisasi Pasar Kranji

badge-check


					Pedagang Pasar Kranji Nyusut 50 Persen, Pemkot Bekasi Dinilai Gagal Revitalisasi Pasar Kranji Perbesar

Matras News, Bekasi – Pembangunan revitalisasi pasar Kranji tak kunjung dikerjakaan sejak 2019 silam. Hal tersebut menjadi Pekerjaan Rumah (PR) Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera di realisasikan revitalisasi pembangunan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Bekasi.

Menurut data dari Rukun Warga Pedagang Pasar Kranji (RWP), hampir 50 persen para pedagang pasar Kranji menyusut hingga mengalami kerugian.

Hal itu di sebabkan para pedagang di alokasikan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang kurang layak dan terbagi menjadi dua.

Ketua Rukun Warga Pedagang (RWP) Pasar Kranji, Rosmawansyah Mahadi (Wawan) menyatakan, bahwa proses revitalisasi adalah suatu kegagalan Pemkot Bekasi.

“Pertama kegagalan yang mengatasnamakan revitalisasi, seharusnya pasar di vitalkan kembali untuk memberikan masukan untuk APBD Pemkot Bekasi kini telah gagal dilaksanakan,” ucap Wawan pada, Selasa (26/12/2023).

Adapun penyebab kegagalan tersebut tidak adanya keterbukaan informasi mengenai proses pemenang lelang, penawasan dari DPRD Kota Bekasi seperti apa?.

Yang kita ketahui pada tahun 2019 Tim Pengaman Khusus (Pamsus) 38 hanya bekerja selama 14 hari, dan keputusan di umumkan pada malam Idul Fitri, hal tersebut terlihat aneh.” Ungkap Wawan.

Kemudian pada tahun 2020-2023, tidak adanya proses pembangunan, sedangkan pedagang di paksa untuk pembayaran uang muka senilai 10%. Lapak pedagang di segel dan di usir.

Baca Juga : Pj Gubernur Jabar Resmikan Pasar Harapan Jaya Bekasi

Dimana Pemkot Bekasi sebagai pemangku kebijakan yang meloloskan PT Anissa Bintang Blitar (ABB) menjadi salah satu pemenang tender untuk resvitalisasi pasar Kranji.” Seru Wawan menjelaskan.

Wawan menjelaskan,” hal tersebut yang di rugikan adalah para pedagang, bagaimana tidak setiap hari para pedagang sebagai masyarakat Kota Bekasi rutin membayar retribusi pajak kepada Pemerintah Kota Bekasi.

“Seharusnya Pemkot Bekasi memperhatikan para pedagang. Sudah tiga tahun berganti Kepala Dinas dan Kepala Unit terkait setra Plt, PJ Wali Kota Bekasi pembanguan ini tidak kunjung dilaksanakan.

Saya berharapkan para pemangku kebijakan khususnya Pemkot Bekasi segera mewujudkan pembanguan revitalisasi pasar Kranji,” tutup Wawan. (hr)

Baca Lainnya

Water For Timor Dekatkan Akses Air Bersih Untuk Masyarakat Timor Tengah Selatan  

18 Juni 2026 - 00:41 WIB

Dialog Kunci Demokrasi, Qodari Sesalkan Insiden di UGM

18 Juni 2026 - 00:28 WIB

Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi

18 Juni 2026 - 00:04 WIB

Ketua Karang Taruna Aren Jaya Dukung Darkam Suryadi

Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna

18 Juni 2026 - 00:01 WIB

Aliansi Bocah Bekasi Ingin Darkam Suryadi Kembali Pimpin Karang Taruna

Kota Bekasi Menuju Predikat Kota HAM, Harris Bobihoe Siapkan Langkah Konkret

17 Juni 2026 - 20:38 WIB

Trending di News