Matras News, Kuningan – Puluhan siswa & siswi SMA Edu Global Cirebon mendatangi suasana kabut Lempong Balong, Palutungan, Kuningan, Jawa Barat pada, Kamis (17/11/22).
Kedatangan puluhan pelajar beserta guru itu untuk menanam bibit pohon di lokasi kemitraan konservasi dalam Pemulihan Ekosistem (PE) Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
“Sebagai masyarakat hilir, kami merasa mesti punya andil dalam menjaga kelestarian lingkungan hulu yakni hutan gunung Ciremai. Oleh karenanya kami menanam pohon di sini,” ungkap antusias seorang siswa yang enggan disebutkan namanya.
Ketua kelompok masyarakat Palutungan-Arban, Diding sebagai pengelola PE Lempong Balong mengatakan senang dengan kepedulian generasi muda terhadap hutan dan lingkungan.
“Saya merasa senang dengan anak-anak muda yang mau menanam pohon. Kami sudah siapkan 80 bibit yang akan ditanam. Jadi satu orang kebagian menanam satu bibit,” ujar Diding di lokasi.
Dari pantauan langsung, tampak Petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai TNGC, Idin Abidin memberikan arahan kepada para siswa terkait cara menanam bibit pohon secara berurutan seperti menggali lubang tanam, membuka plastik polybag, memasukan bibit, mengubur bibit, menancapkan ajir hingga menyiram bibit.
Selepas itu, PEH Idin Abidin menjelaskan, “Jenis bibit pohon yang ditanam yakni Jamuju (Dacrycarpus imbricatus), Pasang (Arthocarpus sp.), Ki Maung (Bischofia javanica), dan Ki Putri (Podocarpus neriifolius)”.
(red)











Komentar ditutup.