Menu

Mode Gelap
Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

News

Pemerintah Pastikan Program Kartu Prakerja Berlanjut di 2022

badge-check


					Pemerintah Pastikan Program Kartu Prakerja Berlanjut di 2022 Perbesar

Matrasnews.com – Pemerintah memastikan Program Kartu Prakerja dipastikan akan terus berlanjut pada 2022. Total anggaran yang disiapkan untuk Program Kartu Prakerja ini sebesar Rp 11 triliun.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kemenko Perekonomian Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, Program Kartu Prakerja akan diteruskan di 2022, dengan anggaran besar untuk Rp 11 triliun.

“Untuk (kuota) 2,9 juta sampai dengan akhir tahun, kecuali nanti ada penambahan lagi yang dilakukan Pemerintah melihat situasi dan kondisi yang berkembang. Program Kartu Prakerja ini juga merupakan salah satu bantuan sosial yang paling populer dan banyak dibutuhkan masyarakat.” kata Mohammad Rudy Salahuddin, dalam konferensi pers, Kamis (30/12).

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat komite, Kartu Prakerja diputuskan sebagai instrumen bantuan sosial Pemerintah yang akan masih dijalankan pada 2022. Maka, insentif Kartu Prakerja masih sama yakni Rp 2,4 juta yang terdiri dari Rp 600.000 untuk 4 bulan.

Adapun, perkembangannya dari April 2020 hingga akhir 2021, tercatat 83 juta orang yang telah mendaftar dalam program kartu Prakerja. Namun dikarenakan anggaran dari pemerintah yang terbatas, maka sampai saat ini realisasinya baru mencapai 11,4 juta penerima.

Kemudian, dalam ekosistem kartu Prakerja pun sudah ada 5 Mitra pembayaran yang tergabung, yakni BNI, go-pay, dana, OVO, dan LinkAja.

Selain itu, terdapat 7 platform digital dan 8 institusi pendidikan untuk mengakses pelatihan-pelatihan yang akan masuk di dalam ekosistem program kartu prakerja.

Selain itu juga ada lembaga-lembaga pendidikan tinggi yang nantinya akan memantau pelatihan-pelatihan dalam program Kartu Prakerja yang sifatnya memonitor dan mengevaluasi.

“Saat ini ada 181 lembaga pelatihan yang tergabung di dalam program kartu Prakerja dengan 684 pelatihan aktif yang ada di dalam ekosistem. Nah ini yang akan dijalankan,” pungkas Rudy.

(red/Sumber kontan.co.id)

Baca Lainnya

Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel

17 April 2026 - 00:08 WIB

Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa

17 April 2026 - 00:07 WIB

Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory

17 April 2026 - 00:01 WIB

BYD dan VinFast Rekrut 616 Tenaga Kerja Asal Subang

16 April 2026 - 00:06 WIB

Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi

16 April 2026 - 00:05 WIB

Zulkifli Hasan Sosialisasi Program Nasional di SMAN 5 Kota Bekasi
Trending di News