Menu

Mode Gelap
Specteve Rilis Infinite Euphoria di Summarecon Mall Bekasi Perjalanan Organik Specteve dari Nyanyi Bareng hingga Panggung Raya Polsek Jatiasih Berikan Penyuluhan di SMPN 30 Kota Bekasi BPSDMP Gandeng 10 Pemda dan Perguruan Tinggi Hore, Bea Balik Nama Dihapus, Perpanjang STNK Kini Tanpa KTP Lama Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Bus Listrik di Magelang

Seni & Budaya

Pengembangan Wisata Alam Budaya di Provinsi NTT

badge-check


					Pengembangan Wisata Alam Budaya di Provinsi NTT Perbesar

Matrasnews.com – Peringatan Hari Konservasi Alam (HKAN) Tahun 2021 telah berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 22 – 24 November 2021.
.

Wakil Menteri LHK, Alue Dohong menjelaskan jika penyelenggaraan Peringatan Puncak HKAN tahun 2021 di Kupang NTT ini telah menghasilkan multiplayer effect yang nyata. Setidaknya hingga Rabu (24/11) penyelenggaraan telah menghasilkan turn over sampai 11,850 Miliar. “Jadi sangat luar biasa multiplayer effect dari penyelenggaraan HKAN di Provinsi NTT ini,” imbuhnya.
.

“Diversifikasi produk wisata, antara alam dan budaya masyarakat adalah kombinasi yang paling menarik untuk menjadi strategi pengembangan wisata alam di era adaptasi Covid-19. Dengan strategi ini diharapkan pemulihan ekonomi melalui reaktivasi wisata alam akan terus meningkat,” jelas Wamen.

Penyelesaian HKAN juga diharapkan dapat memotivasi gerakan kolektif menjadikan konservasi sebagai gaya hidup anak muda di era digital, new life style for young generation.

Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur NTT, Victor Bungtilu Laiskodat menyatakan terima kasih atas pemilihan NTT sebagai lokasi penyelenggaraan even nasional HKAN.

Dirinya pun menegaskan sangat mendukung upaya konservasi alam yang digagas KLHK, tentu dibarengi dengan pelibatan aktif masyarakat agar perekonomian dapat meningkat.

“Konservasi tidak bisa berjalan sendirian tanpa pemahaman masyarakat, Kalau pemerintah dan masyarakat tidak paham konservasi maka sia sia adanya,” ucapnya.

Pada peringatan puncak ini juga dilakukan penandatanganan kerjasama antar Dirjen KSDAE dan Gubernur NTT untuk penguatan pengelolaan berkelanjutan Pariwisata di TN Komodo.
.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pemberian apresiasi bagi para mitra yang telah melakukan berbagai upaya konservasi alam di bidang masing-masing juga pelepasliaran enam ekor elang paria (Milvus migrans) oleh Wakil Menteri LHK, dan Gubernur NTT.

(red)

Baca Lainnya

Ribuan Warga Padati Kirab Budaya Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi

3 Maret 2026 - 21:05 WIB

YBUIS dan IPTI Jabar Kolaborasi Rayakan Imlek Bersama Individu Spesial

16 Februari 2026 - 02:46 WIB

YBUIS dan IPTI Jabar Kolaborasi Rayakan Imlek Bersama Individu Spesial

Max Havelaar, Saijah dan Adinda, Oleh: Tammat R. Talaohu Waketum Koordinasi Perekonomian Kadin Maluku

21 Januari 2026 - 15:01 WIB

Max Havelaar, Saijah dan Adinda, Oleh Tammat R. Talaohu Waketum Koordinasi Perekonomian Kadin Maluku

Pemuda Kaum Betawi Apresiasi Kebijakan Gubernur Jakarta Larang Kembang Api

28 Desember 2025 - 14:13 WIB

Gebyar Seni Budaya Betawi Pukau Penonton dengan Komedi Legendaris Buaya Buntung

23 Desember 2025 - 12:36 WIB

Trending di Seni & Budaya