Menu

Mode Gelap
Inspeksi Mendadak Ditjen Hubdat di Pool Xanh SM Bekasi Anggota DPRD Minta Evaluasi Total Sistem Perlintasan Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi Desak KAI Tutup Perlintasan Sebidang Berita Terkini 16 Tewas, 91 Luka Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jenguk Korban Tabrakan KRL, Minta Pasang Palang Pintu Darurat Uji Coba KRL Bekasi–Cikarang Berlangsung Aman

News

Pengrajin Tahu dan Tempe di Bekasi Akan Mogok Produksi

badge-check


					Pengrajin Tahu dan Tempe di Bekasi Akan Mogok Produksi Perbesar

Matras News – Sedulur Perajin Tahu Indonesia (SPTI) Koordinasi Wilayah Kota Bekasi Sugeng menyampaikan pengrajin tahu yang ada diwilayahnya akan melakukan aksi mogok produksi selama tiga hari.

Dengan mogok tersebut, dilakukan dikarenakan naiknya harga kacang kedelai di pasaran yang telah menyentuh kisaran harga Rp. 11.200/Kg.

“Iya besok Senin tanggal 21 Februari 2022, mogok tiga hari,” ujar dia kepada wartawan, Minggu (20/02).

Ia menjelaskan, aksi mogok produksi dilakukan, karna harga bahan pokok terutama untuk kacang kedelai tidak terjangkau, terlebih dalam suasana Pandemi Covid-19.

“Karna kondisi seperti ini (Pandemi Covid-19)ini bahan bahan tidak terjangkau,” ungkapnya.

Serta, kata dia bahwa aksi mogok produksi juga akan diikuti oleh ratusan pengerajin, karna aksi mogok ini termasuk mogok Nasional. “Kalo pengerajin nya 300an rata-rata, untuk aksi mogok,” jelasnya.

Sugeng juga menyampaikan, terutama kepada Pemerintah agar sejatinya turut mengerti terkait kenaikan harga kacang kedelai ini, pasalnya bagi pihaknya yang termasuk Usaha Kecil Menengah (UKM) kenaikan harga kacang kedelai terus mengalami kenaikan.

“Harapannya untuk pemerintah lebih mengerti mengenai bahan baku ini, biar seengaknya ada perhatian dari pemerintah. seenggaknya biar pemerintah memperhatikan kami UKM biar lebih baik lagi. Soalnya selama ini kedelai naiknya langsung, hampir setiap hari naik terus, jadinya pengen ngerti (tau) pemerintah kasih kesepakatan harga untuk harga kedelai ini berapa,” pungkasnya.

Ia menerangkan, hal itu dikeluhkannya, karna belum ada kesepakatan yang ditetapkan termasuk untuk nominal harga kacang kedelai.

“Dari awal belum ada kesepakatan belum, karna ini kemarin menghadap ke pemerintah ditanggapin juga ‘iya-iya’ tapi kenyataan nya engga. Jadi selain menuntut harga kedelai yang tinggi, kita juga menuntut terkait harga kacang kedelai ini penetapannya berapa kita pengen tau,” tutupnya.

(red)

Baca Lainnya

Inspeksi Mendadak Ditjen Hubdat di Pool Xanh SM Bekasi

29 April 2026 - 20:36 WIB

Anggota DPRD Minta Evaluasi Total Sistem Perlintasan

29 April 2026 - 19:12 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M,

Anggota DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi Desak KAI Tutup Perlintasan Sebidang

29 April 2026 - 15:17 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi II, Ahmad Murodi,

Berita Terkini 16 Tewas, 91 Luka Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur

29 April 2026 - 14:07 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jenguk Korban Tabrakan KRL, Minta Pasang Palang Pintu Darurat

29 April 2026 - 13:51 WIB

Trending di News