Libatkan Masyarakat Lokal
Pramono menegaskan pengembangan kawasan ini tidak akan diarahkan sebagai lokasi pembuangan sampah atau alternatif TPST Bantargebang. “Tempat ini bukan untuk sampah, melainkan untuk memperkuat ketahanan pangan,” tegasnya.
Pemberdayaan warga sekitar menjadi perhatian utama melalui penyerapan tenaga kerja lokal, kemitraan penyediaan hijauan pakan ternak, dan pelibatan pelaku usaha setempat. “Saya sudah menyampaikan kepada Kepala Dinas LH, Kepala Dinas KPKP, dan Direktur Utama Dharma Jaya agar semaksimal mungkin memberdayakan warga lokal,” tuturnya.
Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik kolaborasi antardaerah ini. “Jakarta membutuhkan Banten, begitu pula Banten butuh Jakarta. Kami sangat berterima kasih karena memilih lokasi di Provinsi Banten,” pungkasnya.
Pengembangan ini diharapkan menciptakan rantai pasok yang efisien dan higienis, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular berkelanjutan bagi DKI Jakarta.











Komentar ditutup.