Menu

Mode Gelap
Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan Easter Playtime Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha Agoda Ungkap Gen Z Indonesia Lebih Pilih Destinasi Wisata Domestik dan Perjalanan Singkat Pengerjaan Kabel Bawah Tanah Dikebut, Pemkot Bekasi Bakal Tuntaskan Kabel Semrawut Keseruan 60 Seconds to Seoul K-Pop Noraebang di Aston Imperial Bekasi

News

Pria Penebang Kayu Tewas Dimangsa Harimau

badge-check


					Foto Ilustrasi Perbesar

Foto Ilustrasi

Matrasnews.com – Seorang pria di Riau ditemukan meninggal mengenaskan di dalam hutan. Pria yang diinformasikan merupakan penebang kayu itu diduga meninggal karena dimangsa harimau sumatera.

Korban Tugiat (42) ditemukan tak bernyawa, Sabtu (6/2) sekitar pukul 16.40 Wib. Korban adalah seorang pekerja penebang pohon akasia milik salah satu PT, di Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau.

Sementara, berdasarkan informasi warga, lokasi itu merupakan jalur lintas harimau sumatera yang sudah berubah fungsi.

Kepala Bidang Wilayah I Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Riau, Andri Hansen Siregar mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai peristiwa tersebut.

Dia mengatakan, saat ini tim sudah diterjunkan ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Tim juga akan memeriksa langsung ke lokasi kejadian, untuk memastikan apakah korban benar-benar dimangsa harimau atau satwa lain.

Dari informasi yang dihimpun, korban ditemukan oleh rekan-rekan korban yang juga sesama penebang kayu dalam kondisi mengenaskan. Bahkan bagian wajah korban sudah tidak dampak lagi.

Selain itu, salah kaki korban juga tampak sudah dimakan oleh binatang buas dan menyisakan tulangnya saja.

Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Dian Setiawan mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, dia berangkat dari camp perusahaan bersama 3 orang rekannya. Namun, hingga sore korban tak juga kembali dan dilakukan pencarian di lokasi.

Setelah ditemukan, korban dibawa ke klinik PT Arara Abadi Distrik Merawang, Kabupaten Pelalawan. Kemudian, korban dibawa ke rumah keluarganya di Bengkalis.

(red)

Sumber: riaugreen

Baca Lainnya

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

21 April 2026 - 01:02 WIB

Sinergi Kemenko Kumham Imipas dan LPSK Perkuat Perlindungan Saksi Korban

Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

21 April 2026 - 00:21 WIB

IESR Sebut Permendagri 11/2026 Regresi Regulasi, Ancam Target Kendaraan Listrik

20 April 2026 - 14:38 WIB

Prabowo Arahkan 503 Ketua DPRD di Magelang: Kita Semua Patriot

20 April 2026 - 00:58 WIB

Menhub Tinjau Terminal 2F Bandara Soetta, Pastikan Kesiapan Angkutan Haji 2026

20 April 2026 - 00:30 WIB

Trending di News