MatrasNews – PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) semakin memperkuat posisinya sebagai institusi keuangan nasional yang memfasilitasi perdagangan aset kripto spot dan berjangka di pasar digital Indonesia.
Sebagai lembaga kliring kripto pertama di Tanah Air, KKI berkomitmen menghadirkan ekosistem perdagangan yang efisien dan terpercaya, sekaligus mendorong Indonesia menjadi pusat perdagangan aset digital di Asia Tenggara.
Dalam upaya memperluas wawasan dan inovasi di sektor keuangan digital, KKI berkolaborasi dengan Nanyang Technological University, Singapore (NTU) dalam program NTU PEAK ASEAN.
Program ini dirancang untuk melatih mahasiswa dalam menyelesaikan tantangan bisnis nyata di berbagai perusahaan mitra NTU di kawasan ASEAN.
Johnny Widodo, CEO KKI, menyatakan bahwa program ini tidak hanya memberikan kesempatan pengembangan karier bagi peserta, tetapi juga menjadi wadah kontribusi bagi industri kripto nasional. “Kolaborasi ini akan memperkaya pemahaman tentang ekosistem aset digital dari perspektif lokal dan global,” ujarnya.
Enna Tan, Direktur Career & Attachment Office NTU, menambahkan bahwa mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung menangani tantangan di KKI. “Ini akan melahirkan generasi profesional yang siap memimpin inovasi di industri keuangan digital,” katanya.
Keikutsertaan KKI dalam program ini menegaskan komitmennya dalam mendukung literasi dan inovasi bertanggung jawab di pasar kripto Indonesia. Dengan integrasi praktik global, KKI berambisi menjadikan Indonesia sebagai pemain utama di industri aset digital dunia.

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg










