Menu

Breaking News

News

PT Mitra Patriot Siap Ambil Alih Penataan Pedagang Kawasan Vital Pasar Baru Bekasi

badge-check

FOTO Pasar Baru Kota Bekasi - Foto Istimewa (Ramiafaul) Perbesar

FOTO Pasar Baru Kota Bekasi - Foto Istimewa (Ramiafaul)

MATRASNEWS, BEKASI – Menindaklanjuti instruksi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, PT Mitra Patriot (PTMP) menyatakan kesiapannya untuk mengambil alih penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan vital pasar baru Jalan Ir. Juanda, Bekasi Timur. Direktur Utama PT Mitra Patriot, David Rahardja, memastikan pihaknya akan menjalankan mandat tersebut dengan pendekatan profesional yang mengedepankan pemberdayaan ekonomi warga.

Melalui keterangan tertulisnya pada Rabu (18/2/2026), David menjelaskan bahwa BUMD Kota Bekasi tersebut tidak hanya akan fokus pada aspek ketertiban dan relokasi pedagang ke area Pasar Baru, tetapi juga menyiapkan program pemberdayaan berkelanjutan. Hal ini untuk mengantisipasi keluhan masyarakat terkait kemacetan kronis akibat pasar tumpah di jalur penghubung Terminal dan Stasiun Bekasi Timur tersebut.

“Kami menerima mandat ini dengan rasa tanggung jawab besar. Penataan ini tidak sekadar merapikan lokasi berjualan, tetapi juga mendorong produktivitas pedagang melalui pelatihan dan akses pasar digital,” ujar David.

Manajemen PTMP telah menyusun lima langkah strategis dalam proses penataan, mulai dari survei mendalam, perencanaan tata ruang yang optimal, hingga penerapan sistem pengelolaan berbasis digital. David menambahkan, pola penataan akan mengadopsi keberhasilan revitalisasi Pasar Pondok Gede, di mana seluruh PKL yang memadati bahu jalan akan direlokasi masuk ke area pasar.

Sebagai informasi, kebijakan ini diambil Pemerintah Kota Bekasi menyusul evaluasi terhadap kesemrawutan di Jl. Ir. Juanda. Wali Kota Tri Adhianto sebelumnya menegaskan perlunya langkah taktis untuk mengembalikan fungsi jalan raya sekaligus memberdayakan pedagang. PTMP dinilai memiliki rekam jejak yang relevan, termasuk keberhasilan program Bank Jelantah dan penertiban parkir ilegal yang menyelamatkan pendapatan daerah hingga Rp160 juta per bulan.

“Kami ingin menjadi mitra bagi para pedagang dan masyarakat. Transparansi dan evaluasi berkala akan kami jaga agar penataan ini memberikan manfaat optimal bagi pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas David.

 

Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

NU Kembali ke Akar Modernisasi Pesantren

9 Sep 2026 - 00:04 WIB

NU Kembali ke Akar Modernisasi Pesantren

Seleksi Calon Sekda, Ini Kata Ketua DPRD Kota Bekasi

9 Sep 2026 - 00:03 WIB

Seleksi Calon Sekda, Ini Kata Ketua DPRD Kota Bekasi

PKS Jabar Lantik Dewan Pakar dan Penasihat

8 Sep 2026 - 00:05 WIB

PKS Jabar Lantik Dewan Pakar dan Penasihat

Kecamatan Jatiasih Gelontorkan 13.130 Keluarga Menerima Manfaat

8 Sep 2026 - 00:01 WIB

Kecamatan Jatiasih Gelontorkan 13.130 Keluarga Menerima Manfaat

Pasca OTT Unsoed, Jalur Mandiri PTN Perlu Dievaluasi Total

7 Sep 2026 - 00:05 WIB

Pasca OTT Unsoed, Jalur Mandiri PTN Perlu Dievaluasi Total
Trending di News