Matras News, Bekasi – Meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Kota Bekasi, Gedung Puskesmas Bintara dan Pembukaan Poli Akasia Diresmikan Pj Wali Kota Bekasi pada, Rabu 18 September 2024.
Acara ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, termasuk anggota DPRD, kepala dinas, dan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun 2005 sampai dengan juni 2024 ada 5.913 ODHIV yang ditemukan di kota bekasi yang terdiri dari warga Kota Bekasi dan *Non Kota Bekasi*, sehingga ada banyak kasus 398 orang yang mengalami HIV di Kota Bekasi, mulai dari bulan Januari sampe dengan Juni 2024,” pungas Pj Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad.
Pj Wali Kota juga menggaris bawahi pentingnya penguatan promosi dan pencegahan melalui sistem jejaring pelayanan kesehatan yang melibatkan semua bagian tingkatan, mulai dari tingkat kecamatan hingga RT/RW.
“Melalui digitalisasi dan pemantauan kesehatan, kita akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan,” ujar Gani Muhamad.
Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menyediakan berbagai layanan fasilitas kesehatan dalam mendukung program HIV serta untuk mewujudkan eliminasi HIV pada tahun 2030 perluasan layanan PDP HIV di Kota Bekasi.
Pemerintah Kota Bekasi telah menyediakan 53 Puskesmas dan 48 rumah sakit yang menawarkan layanan konseling dan pengujian HIV, serta 27 layanan perawatan dukungan pengobatan (PDP) HIV. Dengan perluasan layanan PDP di Puskesmas Bintara, diharapkan dapat meningkatkan akses bagi ODHIV dan mendukung upaya eliminasi HIV pada tahun 2030.
“Dengan adanya perluasan layanan PDP HIV diharapkan dapat meningkatkan akses pengobatan bagi ODHIV yang ada di Kota Bekasi agar bisa terus produktif dan sehat sepanjang hidupnya” tutup Gani Muhamad.
Bersamaan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan menjamin akses yang lebih baik bagi semua elemen masyarakat di Kota Bekasi.
PJ Wali Kota mengharapkan kerjasama yang solid agar dapat menciptakan masyarakat yang sehat dan produktif.






