MATRASNEWS, BEKASI — UPTD Puskesmas Jaka Mulya, Kota Bekasi, menggelar skrining kesehatan bagi peserta didik tingkat SMP hingga SMA selama Agustus–September 2026. Program ini menyasar deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) serta anemia pada remaja.
Kepala UPTD Puskesmas Jaka Mulya, Kartini Ekowati, SKM, S.ST, M.M., menjelaskan bahwa skrining membantu tenaga kesehatan mengenali potensi gangguan kesehatan sejak dini. Langkah ini juga mendorong siswa membangun kebiasaan hidup sehat.
Pemeriksaan Gula Darah dan Hemoglobin
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan sesuai sasaran program, termasuk gula darah sewaktu (GDS) dan kadar hemoglobin (Hb). Pemeriksaan GDS membantu mengidentifikasi kemungkinan gangguan kadar gula darah yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Sementara itu, pemeriksaan Hb membantu mendeteksi kemungkinan anemia. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kebugaran, konsentrasi, dan kemampuan belajar siswa apabila tidak tertangani dengan baik.
Petugas juga memberikan edukasi mengenai konsumsi makanan bergizi seimbang, pembatasan gula, garam, dan lemak, serta aktivitas fisik secara teratur. Siswa mendapat informasi tentang pentingnya menjaga berat badan ideal, menghindari rokok, dan memenuhi kebutuhan zat besi untuk mencegah anemia.
Hasil Skrining Menjadi Dasar Tindak Lanjut
Puskesmas menggunakan hasil pemeriksaan sebagai dasar pemberian edukasi, konseling, dan pemantauan kesehatan. Siswa dengan hasil di luar batas normal mendapat anjuran pemeriksaan lanjutan sesuai kondisi medis dan kebutuhan masing-masing.
Melalui program ini, Puskesmas Jaka Mulya mendorong sekolah dan orang tua ikut memperhatikan kondisi kesehatan remaja. Kolaborasi tersebut penting agar siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam keseharian.
Pencegahan Sejak Dini
Skrining di sekolah menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mengenali risiko kesehatan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius. Namun, hasil skrining bukan diagnosis akhir dan tetap memerlukan penilaian tenaga kesehatan apabila ditemukan indikasi tertentu.
UPTD Puskesmas Jaka Mulya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala. Upaya tersebut sekaligus mendukung terbentuknya generasi muda yang sehat, aktif, dan produktif. (*/spr)
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.