MATRASNEWS, JAKARTA – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil Survei Nasional yang mengukur evaluasi publik terhadap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Survei yang digelar pada 20-27 Oktober 2025 itu menunjukkan dukungan mayoritas masyarakat terhadap kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah.
Hasil survei mengungkap, 56,7% responden menilai kebijakan efisiensi anggaran yang diusung Prabowo sudah tepat. Alasannya, kebijakan ini dinilai memangkas pemborosan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan mengalihkan anggaran dari pos-pos yang dianggap tidak langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti perjalanan dinas dan alat tulis kantor (ATK).
Lebih lanjut, 61,7% publik meyakini bahwa efisiensi anggaran tersebut telah berhasil mengurangi pemborosan APBN dan membuat alokasi anggaran untuk kepentingan masyarakat langsung menjadi lebih banyak.
Merespons hal ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan efisiensi APBN sesuai arahan Presiden Prabowo.
“Jadi efisiensinya adalah, kami pastikan APBN yang ada dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya, tepat waktu, dan tentu APBN nggak dikorup,” kata Menkeu Purbaya di Jakarta, Minggu (9/11/2025).
Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling yang melibatkan 1.220 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Dengan ukuran sampel tersebut, survei ini memiliki margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Proses quality control dilakukan secara ketat dengan metode spot check pada 20% sampel tanpa menemukan kesalahan yang berarti.
Cek Berita lain di Google News

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg





