Menu

Mode Gelap
SDIT Ar-Raudhah Bekasi Gelar Ifthar Ramadan SKB Tujuh Menteri Terbitkan Aturan Pemanfaatan AI di Pendidikan Polri Siagakan 161.000 Personel, Layanan Darurat 110 Disiapkan DKI Jakarta Gelar Imunisasi Kejar Campak Serentak Sepanjang Maret 2026 Mata Rantai Penyelundupan Satwa ke Thailand Terungkap Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisyal Kawal Anggaran Infrastruktur Pembangunan

News

Transjabodetabek Tambah Rute Blok M-Bogor

badge-check


					Transjabodetabek Tambah Rute Blok M-Bogor Perbesar

Matras News, Jakarta – Kabar gembira bagi warga Jabodetabek! Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meresmikan rute baru Transjabodetabek P11 yang menghubungkan Blok M dengan Kota Bogor, serta memperpanjang operasional Koridor 13 hingga Halte CBD Ciledug.

Acara peresmian ini berlangsung di Terminal VI Blok M, Jakarta Selatan, dan dihadiri langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung pada, Kamis 5 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menekankan pentingnya konektivitas antardaerah demi mendorong penggunaan transportasi publik. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah di sekitar Jakarta untuk membuka jalur-jalur baru. Tujuannya satu: mempermudah mobilitas masyarakat dan mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi,” ujarnya.

Rute baru P11 menjadi jembatan penghubung antara pusat kota dan kawasan permukiman serta bisnis di Kota dan Kabupaten Bogor.

Sebanyak 16 unit bus Transjabodetabek disiapkan untuk melayani rute ini, dengan waktu tempuh sekitar 90–110 menit tergantung jam sibuk.

Dengan panjang lintasan mencapai 113,3 kilometer, rute ini memiliki 20 titik pemberhentian, termasuk 9 titik di wilayah Jakarta dan 11 titik di luar Jakarta. Jam operasional dimulai pukul 05.00 hingga 22.00 WIB, dengan tarif bersahabat: Rp2.000 pada pagi hari (05.00–07.00) dan Rp3.500 untuk jam operasional lainnya.

Tak hanya itu, Gubernur DKI juga meresmikan perpanjangan Koridor 13, satu-satunya jalur BRT layang di Jakarta, yang kini kembali melayani penumpang setelah revitalisasi Jembatan Sasak Rembaga rampung.

Koridor ini menempuh lintasan 29,5 km, dengan jalur layang setinggi hingga 23 meter, yang steril dari kendaraan pribadi.

“Koridor ini sangat bermanfaat bagi warga Tangerang yang sehari-hari bekerja atau beraktivitas di Jakarta,” imbuhnya.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar Pemprov DKI untuk mendorong transportasi publik yang inklusif, terjangkau, dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi lintas wilayah dan dukungan pemerintah pusat, kami ingin mewujudkan sistem transportasi yang benar-benar terintegrasi bagi seluruh warga Jabodetabek,” pungkas Pramono Anung.

Baca Lainnya

SKB Tujuh Menteri Terbitkan Aturan Pemanfaatan AI di Pendidikan

13 Maret 2026 - 03:04 WIB

Polri Siagakan 161.000 Personel, Layanan Darurat 110 Disiapkan

13 Maret 2026 - 02:57 WIB

Mata Rantai Penyelundupan Satwa ke Thailand Terungkap

13 Maret 2026 - 00:58 WIB

Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisyal Kawal Anggaran Infrastruktur Pembangunan

13 Maret 2026 - 00:56 WIB

Anggota DPRD Jabar Ahmad Faisyal Kawal Anggaran Infrastruktur Pembangunan

Kemenpar Perkuat Persiapan Revalidasi Global Geopark Indonesia oleh UNESCO

13 Maret 2026 - 00:51 WIB

Trending di News