Tim SAR gabungan yang berjumlah 336 personel mengerahkan 15 unit alat berat (beko) untuk membuka akses ke lokasi longsor. Anjing pelacak (K9) dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan korban, sementara drone thermal digunakan untuk penyisiran melalui udara dengan mendeteksi panas tubuh.
Perkembangan pencarian hari ini:
Pukul 12.05 WIB: Satu korban ditemukan meninggal dunia, langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi.
Pukul 16.00 WIB: Tim DVI mengidentifikasi korban atas nama Jussova Situmorang (P/38).
Pukul 16.57 WIB: Informasi dari kepolisian, korban Ato dan Dofir dalam keadaan selamat dan sudah kembali ke kediaman.
Pukul 17.50 WIB: Tim menemukan korban Hardianto dalam kondisi meninggal di pinggir kali, tertimbun sampah. Korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menyatakan operasi tanggap darurat difokuskan pada evakuasi korban dan stabilisasi area. Tercatat lima dari tujuh truk yang tertimbun berhasil dievakuasi.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan potensi longsor susulan karena curah hujan yang masih tinggi. “Tim di lapangan diinstruksikan menjalankan protokol keselamatan secara ketat agar tidak menambah korban jiwa,” kata Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menutup sementara operasional Zona 4A untuk proses pemulihan dan mengalihkan pembuangan sampah ke zona lain.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











