MATRASNEWS, BEKASI – Ratusan pengemudi angkutan kota (angkot) kembali memadati ruas jalan protokol di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Kamis (12/2/2026). Aksi ini merupakan buntut dari penolakan keras terhadap peluncuran Bus Trans BEKEN yang beroperasi gratis. Para sopir angkot mengaku terancam kehilangan penumpang akibat sistem tersebut.
Ketua Organda Bekasi, Indra Hendrawan, menegaskan bahwa akar masalah terletak pada minimnya komunikasi. “Tidak ada sosialisasi atau konsultasi dengan pengusaha angkot. Pemkot dan Dishub bertindak sepihak,” ujarnya.
Mediasi darurat pun digelar Wakapolres Bekasi Kota bersama Kepala Dishub dan jajaran Organda. Hasilnya, lima poin kesepakatan diraih untuk meredam konflik dan merancang masa depan transportasi umum yang lebih inklusif.
Poin Penting Kesepakatan yakni:
- Organda Tidak Anti-Modernisasi – Organda menyatakan dukungan terhadap modernisasi, asalkan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
- Trans BEKEN Resmi Berbayar per 1 Maret 2026 – Tarif ditetapkan Rp6.000/penumpang/rit (Vida–SMB PP) dan Rp4.500/penumpang/rit (Terminal Bekasi–Harapan Indah).
- Kajian Ulang Sistem Angkot – Diskusi bersama akan membahas peremajaan armada, rerouting, dan evaluasi titik henti.
- Reposisi Titik Henti – Halte depan 88 lintasan Terminal Bekasi–Harapan Indah akan dipindahkan untuk menghindari tumpang tindih trayek.
- Pemberdayaan Sopir Angkot – Awak kendaraan dari Organda dapat direkrut sebagai personel bus Trans BEKEN dengan syarat tertentu.
Indra menekankan bahwa pihaknya tidak menolak kemajuan. “Kami hanya ingin ada ruang yang adil. Jangan sampai angkot yang selama ini melayani warga justru dimatikan secara perlahan,” tegasnya.
Atas kejadian tersebut, langkah ini sebagai ujian pertama bagi Pemkot Bekasi dalam mewujudkan sistem transportasi yang berkelanjutan. Modernisasi dinilai tak terelakkan, namun kolaborasi dengan pelaku tradisional menjadi kunci agar tak ada pihak yang tergusur.
Dengan adanya tarif berbayar dan reposisi rute, diharapkan bus modern dan angkot konvensional dapat berjalan beriringan melayani kebutuhan mobilitas warga Bekasi. (ikhwan)
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.

https://demo.pojoksoft.com/kibaran/wp-content/uploads/2024/01/230313-ayla2-160x600-v2.jpg










