“Semangat Ilham dan teman-temannya adalah contoh bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya. Justru dengan kepercayaan diri dan kemauan belajar, mereka mampu menunjukkan potensi luar biasa,” ujar Tri Adhianto usai membeli sejumlah takjil dari para siswa.
Kegiatan berjualan takjil ini merupakan bagian dari program pembelajaran kewirausahaan di sekolah tersebut. Kepala SLB Kembar Karya Pembangunan III, Vivi Sukmawati, menjelaskan bahwa sebanyak 16 siswa dilibatkan dalam kegiatan ini selama bulan Ramadan . Tujuannya adalah untuk melatih kemandirian, keterampilan, dan keberanian mereka berinteraksi di ruang publik.
“Tantangan terbesar adalah menumbuhkan kepercayaan diri mereka. Namun, dengan pendampingan bertahap, mereka kini mampu tampil percaya diri dan menunjukkan hasil karya yang tidak kalah dengan pelaku usaha pada umumnya,” kata Vivi.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut menjadi suntikan moral tersendiri bagi para siswa. Lebih dari itu, aksi membeli takjil itu menjadi simbol dukungan nyata Pemerintah Kota Bekasi terhadap pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas.
Ikuti berita terkini di Google News, klik di sini.











