MATRASNEWS, BEKASI – Sejumlah warga Kota Bekasi memilih mendatangi kegiatan perbaikan data Desil dibandingkan menonton Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi pelayanan setelah pengurus RTRW di Kelurahan Harapan Jaya mengumumkan kegiatan tersebut di lingkungan masing-masing.
Antusiasme warga menunjukkan persoalan akurasi data bantuan sosial masih menjadi perhatian utama masyarakat, terutama bagi keluarga yang merasa mengalami perubahan status kesejahteraan.
Perubahan Desil Jadi Perhatian
Ali (37), salah seorang warga, mengaku lebih memilih mengikuti kegiatan perbaikan data Desil karena merasa status kesejahteraannya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
“Ya, saya lebih memilih datang ke kegiatan seperti ini, salah satunya perubahan Desil. Menurut saya, Desil seharusnya 2, kok tiba-tiba menjadi 6,” ungkap Ali, Jumat (6/11/2026).
Desil merupakan pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran program bantuan sosial. Perubahan angka tersebut dapat memengaruhi peluang masyarakat untuk mengakses sejumlah program perlindungan sosial.
Porprov Belum Menarik Perhatian Warga
Sementara itu, sejumlah warga mengaku tidak mengetahui Kota Bekasi menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat. Sebagian lainnya menunjukkan sikap kurang tertarik terhadap perhelatan olahraga tersebut.
Ayu (30), seorang ibu rumah tangga, mengatakan dirinya tidak mengetahui adanya kompetisi olahraga tingkat provinsi yang berlangsung di Kota Bekasi.
“Kalau saya lebih memilih datang ke kegiatan lain dibandingkan menonton atau datang ke Porprov. Masyarakat sebaiknya jangan hanya disuguhkan hal-hal seperti itu, tetapi juga kegiatan yang bermanfaat untuk biaya hidup,” tutur Ayu.
Kebutuhan Ekonomi Lebih Mendesak
Pandangan warga tersebut memperlihatkan bahwa kebutuhan ekonomi sehari-hari masih menjadi prioritas di tengah penyelenggaraan agenda olahraga berskala besar.
Bagi sebagian masyarakat, kegiatan yang berkaitan dengan pembaruan data kesejahteraan memiliki manfaat langsung karena menyangkut akses terhadap program bantuan pemerintah.
Kondisi ini menjadi catatan bagi pemerintah daerah agar penyelenggaraan kegiatan olahraga dan pembangunan kota berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan publik serta program yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat.
Ikuti berita terkini di Google News











Komentar ditutup.