Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Umumkan Paket Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026 Kemenhaj dan Polri Perkuat Koordinasi Jemaah Haji Ascott Jakarta Luncurkan Plesiran di Jakarta Komnas Disabilitas Dukung Penuh Special Olympics NTT 2026 Perlindungan Pekerja Alih Daya Dikuatkan PGE Catat Kinerja Positif, Laba Bersih Naik 40 Persen di Kuartal I-2026

Gaya Hidup Sehat

Apakah Pneumothorax Bisa Sembuh? Ini Kata Doker Primaya Hospital Hertasning

badge-check


					Apakah Pneumothorax Bisa Sembuh? Ini Kata Doker Primaya Hospital Hertasning Perbesar

Matras News – Nyeri dada tidak hanya menjadi pertanda penyakit jantung saja, namun juga kondisi gangguan paru-paru. Salah satunya yakni Pneumothorax atau paru-paru kolaps atau mengempis.

Tanpa perawatan yang tepat, kondisi ini sangat membahayakan kesehatan pasien yang mana tingkatannya sampai membahayakan nyawa.

Apalagi, dapat menyerang semua usia. Oleh karena itu, yuk pahami rincian lengkapnya oleh dr. Muh. Rezki Fadly Ilyas, Sp. B Spesialis Bedah Primaya Hospital Hertasning.

Pneumotoraks adalah salah satu gangguan pernafasan serius yang membuat paru-paru mengempis (kolaps).

Kondisi ini terjadi akibat udara memasuki ruangan yang berlokasi di antara lapisan pleura dan paru-paru.

Umumnya, kondisi ini terjadi akibat adanya cedera yang terjadi pada dinding dada maupun akibat ruptur jaringan paru-paru.

Hal ini berakibat pada perubahan tekanan udara pada paru-paru yang mengakibatkan kolaps.

Jadi, saat terdapat udara yang masuk ke pleura (rongga antara dinding dada dan paru-paru), maka akan terbentuk. Nah, dari jenisnya sendiri terbagi menjadi beberapa macam yaitu:

Spontan primer pneumothorax

Yaitu jenis pneumothorax yang terjadi pada mereka yang berusia muda tanpa ada permasalahan pada paru-parunya.

Spontan sekunder pneumothorax

Yaitu jenis pneumothorax yang terjadi pada mereka yang berusia muda yang didasari adanya permasalahan pada paru-parunya.

Traumatik pneumothorax

Penyebabnya yaitu akibat adanya benturan pada dada karena trauma tumpul baik berupa luka tembak dan luka tusuk.

Tenson pneumothorax

Jenis yang sangat berbahaya dan tergolong darurat karena dapat mengakibatkan gangguan pada jantung, pembuluh darah, hingga struktur mediastinum.

Open pneumothorax

Suatu kondisi yang terjadi akibat dari luka terbuka yang terletak pada dinding dada.

Simple pneumothorax

Salah satu tipe pneumothorax yang tidak mengakibatkan pergeseran struktur mediastinum.

Katamenial pneumothorax

Jenis yang kerap terjadi dalam rentang waktu sekitar 72 jam setelah maupun sebelum menstruasi.

Ini dia beberapa faktor risiko yang kerap dialami oleh para penderita pneumothorax:

  1. Perokok
  2. Wanita hamil
  3. Keturunan
  4. PPOK (penyakit paru obstruktif kronik)
  5. TBC (Tuberkulosis)
  6. Penderita asma
  7. Penderita endometriosis toraks
  8. Trauma tumpul maupun tembus di dada
  9. Pengidap sindrom marfan
  10. Cedera ekstrem pada dada

Penyebab

Penyebab utama adalah akibat adanya masalah pada paru-paru maupun di dinding dada.

Selain itu, infeksi akibat mikroorganisme yang terdapat di rongga pleura juga dapat menghasilkan udara atas gas yang mengakibatkan kondisi ini.

Gejala

Dikutip dari situs American Lung Association, bahwa umumnya akan menampilkan gejala seperti halnya:

  1. Nyeri dada yang semakin saat saat menarik nafas
  2. Nafas yang pendek dan cepat
  3. Kelelahan
  4. Kulit membiru (akibat kurang oksigen)
  5. Batuk kering
  6. Detak jantung cepat

Baca Lainnya

Klinik Utama GP+ Medical & Paincare Hadirkan Revolusi Penanganan Nyeri Tanpa Bedah

27 April 2026 - 00:26 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

22 April 2026 - 00:35 WIB

EMC Healthcare dan Prudential Tingkatkan Pelayanan Pasien

Kemenkes Luncurkan Program Titian, Percepat Lulusan Psikolog Klinis untuk Puskesmas

14 April 2026 - 00:04 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

15 Maret 2026 - 01:54 WIB

Mengenal dan Mencegah Penyakit Metabolik pada Lansia, Ini Kata dr. Dhea RS Karunia Kasih

dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Penurunan Fungsi Kognitif dan Demensia pada Lansia

15 Maret 2026 - 01:18 WIB

Dr. Johny Berikan Pemaparan Kesehatan Kognitif Kepada 101 Lansia di Bekasi
Trending di Gaya Hidup Sehat