Delegasi juga mengkaji aspek keselamatan, pengaturan slot, hingga potensi rute dan frekuensi baru. Pembahasan teknis mengenai kerja sama Unmanned Aircraft Systems (UAS) turut menjadi agenda penting.
Agenda berlanjut Rabu (8/7) dengan kunjungan teknis ke Bandara Internasional Yogyakarta, dilanjutkan pertemuan pleno ACWG-RASA yang melibatkan seluruh delegasi China dan ASEAN.
Penyelenggaraan forum ini membuktikan komitmen Indonesia mendorong tata kelola penerbangan sipil yang aman dan efisien. Langkah ini diharapkan memperkuat pemulihan ekonomi regional melalui konektivitas udara yang berkelanjutan.
Ikuti berita terkini di Google News












Komentar ditutup.