Menu

Mode Gelap
Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru Bukan Cuma Keturunan, Studi Terbaru Ungkap Gula Darah Tinggi Bisa Jadi “Bensin” Tumor Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin” Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta Simak 4 Tips Menginvestasikan THR dengan Emas yang Lebih Mudah, Aman, dan Terpercaya Atasi Keterbatasan Bioskop, Menteri Ekraf Dukung Pembangunan Mini Bioskop di Minimarket

News

Beban Kerja Menanti 7.969 PPPK Kota Bekasi Usai Dilantik

badge-check


					Foto: 7.969 PPPK Usai Dilantik Secara Serentak di Indonesia, Kota Bekasi Paling Banyak Perbesar

Foto: 7.969 PPPK Usai Dilantik Secara Serentak di Indonesia, Kota Bekasi Paling Banyak

Matras News, Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menorehkan rekor nasional dengan melantik 7.969 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara serentak dalam upacara megah di Stadion Patriot Candrabhaga pada, Rabu 2 Juli 2025.

Ini menjadi pelantikan PPPK terbesar dan tercepat di Indonesia untuk formasi guru, tenaga kesehatan, dan teknis pada tahap pertama 2025, mengalahkan target nasional yang masih berproses di banyak daerah.

“Ini bukan sekadar seremoni, tapi awal tanggung jawab besar,” tegas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di hadapan ribuan pegawai. Ia menegaskan, status PPPK harus diikuti peningkatan kinerja. “Rasa cemas sudah hilang, kini waktunya buktikan profesionalisme dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menyebut pelantikan ini sebagai “prestasi luar biasa”. “Bekasi tidak hanya cepat, tetapi juga tertib administrasi. Ini bukti komitmen kepala daerah memperbaiki layanan publik,” kata Zudan.

Menurutnya, banyak daerah masih berkutat pada tahap pengusulan, sementara Bekasi sudah menyelesaikan proses tiga bulan lebih cepat dari jadwal nasional. “Ini contoh baik untuk efisiensi birokrasi,” tambahnya.

Pelantikan ini menjadi momen haru bagi ribuan eks-tenaga honorer yang bertahun-tahun mengabdi tanpa kepastian. Siti Rahma (42), salah satu PPPK guru SD, mengaku lega. “Akhirnya dapat jaminan pensiun dan tunjangan. Semangat kerja pasti lebih tinggi,” ujarnya.

Pemkot Bekasi juga memastikan kesejahteraan PPPK akan diprioritaskan, termasuk akses jaminan kesehatan, pensiun, dan pelatihan kompetensi.

Acara dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, dan keluarga PPPK. Suasana khidmat terasa saat pembacaan ikrar janji pegawai, disusul pelepasan balon sebagai simbol penyematan harapan baru.

Pemkot Bekasi berencana membuka formasi tahap kedua untuk tenaga pendukung pada Oktober 2025. “Kami ingin semua pegawai kontrak dapat kepastian,” pungkas Tri Adhianto.

Dengan pencapaian ini, Bekasi semakin kokoh sebagai pelopor reformasi kepegawaian di Indonesia, sekaligus meningkatkan daya saingnya dalam indeks kepuasan masyarakat.

Baca Lainnya

Revisi UU ASN Hapus Status PPPK Paruh Waktu, Pemerintah Terapkan Dua Skema Baru

9 Maret 2026 - 01:28 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono: “Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin”

9 Maret 2026 - 01:05 WIB

Banjir Landa Jakarta, Gubernur Pramono Menghilangkan Banjir Itu Tidak Mungkin

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

8 Maret 2026 - 03:35 WIB

Gebrak Run Race, Kapolsek Jatiasih Ajak Ratusan Pemuda Lari di Jalan

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur’an

7 Maret 2026 - 03:11 WIB

Ribuan Lansia dan Pelajar Bekasi Pecahkan Rekor MURI Tulis Mushaf Al-Qur'an

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura

7 Maret 2026 - 02:57 WIB

69.232 Tiket Kapal Laut Gratis Mudik Lebaran 2026 Rute Aceh Hingga Jayapura
Trending di News