MATRASNEWS, BEKASI – Ketergantungan siswa terhada gawai, rupanya disadari betul oleh tenaga pendidik SDS Ananda Bekasi. Melalui program pembetukan karakter siswa, SDS Ananda Bekasi gencarkan budaya literasi terhadap siswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDS Ananda Bekasi, Budi Astoto menuturkan, budaya membaca (Literasi) di lingkungan sekolahnya, sebenarnya sudah diterapkan sejak dulu. Hanya saja, saat ini budaya literasi tersebut digencarkan kembali terhadap seluruh siswa.
“Literasi yang lakukan di jalankan oleh seluruh siswa kelas 1-6. Dan sebagai pembiasaan terhadap siswa untuk membaca,” jelas Budi, Kamis 8/1/2026.

Bukan tanpa alasan sekolahnya menggencarkan kembali budaya literasi tersebut. Selain mengurangi pengaruh gawai (Gadget) terhadap siswa, budaya membaca juga sebagai salah satu proses pembelajaran bagi siswa dimana setelah membaca, nantinya mereka menceritakan kembali buku bacaan yang mereka baca dihadapan teman serta gurunya di kelas.
“Buku bacaan yang dibaca disesuaikan dengan tingkatan usia dan kelas mereka. Dan mereka juga mereview kembali buku bacaan yang mereka baca,” kata Budi yang juga menjabat sebagai PIC Literasi SDS Ananda Bekasi.
Literasi yang dilaksanakan setiap satu minggu sekali pada hari Kamis tersebut, juga dilakukan di lapangan sekolah. Hal ini dilakukan agar siswa tidak merasa jenuh.
“Biasanya literasi dilakukan didalam kelas, kali ini kami lakukan di lapangan sekolah, agar siswa tidak jenuh,” tegasnya.
Untuk siswa yang melaksanakan literasinya sendiri, dilakukan secara bergantian, mulai dari siswa kelas 1, 2 dan 3 dan dilanjutkan siswa kelas 4, 5 dan 6 pada Kamis berikutnya.
“Literasinya dilakukan bergantian setiap minggunya dan buku bacaan yang mereka baca pun beragam, mulai dari sejarah, perjuangan pahlawan Indonesia dan lain sebagainya, sesuai dengan kelas serta usia siswa,” terang guru yang juga menjadi icon SDS Ananda Bekasi tersebut.
Budi berharap, literasi yang dilakukan bisa membuat siswa SDS Ananda Bekasi menjadi lebih disiplin, terutama dalam hal membudayakan membaca serta membentuk karakter mereka.
“Besar harapan kami, melalui budaya literasi ini, siswa bisa lebih disiplin dalam hal budaya membaca dan bisa membentuk karakter mereka dan orang tua siswa bisa melihat serta memantau setiap aktivitas buah hatinya di YouTube@SdAnandaBekasi, Instagram@Sds_Ananda_Bekasi, TikTok SD Ananda Bekasi dan Facebook SD Ananda Bekasi,” tukasnya.
Cek Berita lain di Google News












