Menu

Mode Gelap
Polres Metro Bekasi Kota Ungkap 80 Kasus Narkoba Capai Rp2,57 Miliar Baru Dilantik Presiden, Ketua Ombudsman Tersangka Suap Tambang Nikel Anggota DPR Usul Iuran BPJS Kesehatan Digratiskan Pemerintah, MBG Bisa Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti Penjelasan Pemerintah Indonesia dan Kedubes Republik Korea Tentang Travel Advisory

Bisnis

Bersama OK OCE, 130 Pelaku UMKM asal Sumatera Selatan On-boarding di E-commerce Bhinneka

badge-check


					Bersama OK OCE, 130 Pelaku UMKM asal Sumatera Selatan On-boarding di E-commerce Bhinneka Perbesar

Matras News, Palembang – Pemanfaatan ekonomi digital menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam proses bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Namun berdasarkan data BPS dan Kemenparekraf, di awal tahun 2022, baru ada delapan juta dari 60 juta UMKM yang memanfaatkan teknologi informasi oleh karena itu pemerintah melalui Kemenparekraf membidik 10 juta UKM untuk bertransformasi digital sampai akhir tahun ini. Usaha ini guna mencapai target pencapaian ekonomi digital sebesar 1.600 Triliun pada tahun 2025.

Adapun untuk mendukung usaha transformasi digital tersebut, OK OCE bersama Bhinneka mengajak para UMKM untuk memanfaatkan digital pada salah satu rangkaian kegiatan Beli Kreatif Lokal Sumatera Selatan, pada Minggu, 25 September lalu. Melalui kegiatan terdapat pula 130 UMKM asal Sumatera Selatan yang onboarding di e-commerce Bhinneka.

Dennis Kumara, Head of Business Bhinneka sekaligus Co-Founder Aronawa, mengatakan “rangkaian kegiatan Beli Kreatif Lokal Sumatera Selatan yang diinisiasi oleh Kemenparekraf ini merupakan kesempatan besar bagi UMKM lokal untuk go nasional, khususnya untuk berjualan langsung ke pemerintah”.

“Optimalisasi transaksi UMKM itu salah satu nya dengan memperluas jaringan pasar, seperti berjualan ke Pemerintah. Salah satu realisasinya, kami ajak bergabung dengan Bhinneka agar bisa melayani pembelian pemerintah melalui BeLa pengadaan,” tambah Dennis Kumara.

Inisiasi kolaborasi dengan sejumlah pihak juga menjadi komponen penting dalam memperluas jaringan pasar. Sebagai informasi, OK OCE dan Bhinneka telah melalukan peluncuran OKOCEMall.com pada Agustus lalu. Kegiatan peluncuran ini disertai dengan onboarding atau bergabungnya 100 UMKM binaan OK OCE Indonesia dalam ekosistem bisnis Bhinneka yang bisa melayani pengadaan korporasi (B2B) hingga pemerintah (B2G). Kemitraan ini pun dikukuhkan lewat penandatanganan kerja sama antara Bhinneka, Aronawa, dan OK OCE Indonesia yang diapresiasi dan didukung langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno.

Sementara itu, Iim Rusyamsi, Ketua Umum OK OCE, mengatakan, “bahwa platform digital menjadi aset penting bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya. Namun, banyak juga pelaku usaha yang belum menyadari adanya fasilitas ini. Iim berharap, semakin banyak pelaku usaha yang melek akan digital, sehingga penjualannya semakin meningkat. Adapun angka untuk meningkatkan proses transformasi digital terus digenjot oleh berbagai pihak, guna pencapaian target 30 juta UMKM masuk pasar digital atau e-commerce pada tahun 2023.

(her)

Baca Lainnya

Kolaborasi MUFG, Bangun Sarana Air Bersih untuk Aceh

17 April 2026 - 00:05 WIB

Menteri Ekraf Terima Naskah Akademik PPh Royalti

17 April 2026 - 00:02 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

16 April 2026 - 00:08 WIB

BTN JAKIM 2026 Ditargetkan Putar Rp200 Miliar

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

13 April 2026 - 19:39 WIB

PT Mitra Patriot Borong Tiga Penghargaan TOP BUMD Awards 2026

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%

7 April 2026 - 00:08 WIB

Pemerintah Genjot Debottlenecking, Buka Jalan Investasi ke Target 8%
Trending di Bisnis