Menu

Breaking News

Bisnis

BI Catat Pertumbuhan Kredit Melambat, Penyaluran ke UMKM Masih Lesu

BI Catat Pertumbuhan Kredit Melambat, Penyaluran ke UMKM Masih Lesu Perbesar

MatrasNews, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit perbankan pada Juli 2025 tercatat sebesar 7,03% (yoy), mengalami perlambatan dibandingkan posisi Juni 2025 yang sebesar 7,77%. Perlambatan ini menunjukkan bahwa dukungan kredit untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masih perlu terus ditingkatkan.

Dari sisi penawaran, BI menilai perbankan cenderung berhati-hati dalam menyalurkan kredit meski di tengah insentif likuiditas dan makroprudensial. Kekhawatiran ini tercermin dari standar penyaluran kredit (lending standard) yang justru meningkat. Bank lebih memilih menempatkan kelebihan likuiditasnya pada surat berharga.

Sementara dari sisi permintaan, daya tarik kredit dari pelaku usaha belum sepenuhnya kuat, dengan banyak yang masih mengandalkan pembiayaan internal. Pertumbuhan kredit lebih banyak ditopang sektor ekspor seperti pertambangan, perkebunan, transportasi, dan industri.

Secara spesifik, kredit investasi tumbuh tinggi 12,42% (yoy). Sebaliknya, kredit modal kerja hanya tumbuh 3,08% dan kredit kepada sektor UMKM tercatat sangat rendah, yaitu hanya 1,82% (yoy).

Menanggapi hal ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengakui bahwa rendahnya kredit UMKM disebabkan oleh sikap hati-hati perbankan dalam menjaga kualitas kredit di tengah ketidakpastian global. Pihak perbankan dinilai masih memandang sektor ini berisiko tinggi, meski secara faktas memiliki ketahanan yang baik.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan optimisme dengan prospek ekonomi ke depan yang didukung oleh berbagai program pemerintah, seperti Koperasi Merah Putih (KMP) dan Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini diharapkan dapat menjadi peluang bagi bank untuk meningkatkan penyaluran kredit.

Sebagai langkah konkret, OJK segera menerbitkan Peraturan OJK (POJK) tentang Akses Pembiayaan UMKM yang diharapkan dapat mendongkrak penyaluran kredit kepada sektor yang menjadi motor penggerak ekonomi nasional ini.

BI memproyeksikan pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan pada tahun 2025 akan berada dalam kisaran 8-11%.

 

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP 2026

20 Sep 2026 - 01:17 WIB

Pelita Air Bagikan Ratusan Tiket Nonton Gratis MotoGP 2026

Solusi Bangun Indonesia Perkuat Efisiensi di Tengah Kemarau

19 Sep 2026 - 07:12 WIB

Solusi Bangun Indonesia Perkuat Efisiensi di Tengah Kemarau

Didik J. Rachbini Ingatkan Risiko Gagal Bayar Obligasi Daerah Jakarta

18 Sep 2026 - 00:22 WIB

Didik J. Rachbini Ingatkan Risiko Gagal Bayar Obligasi Daerah Jakarta

Lady Mayor London Kunjungi Indonesia

18 Sep 2026 - 00:12 WIB

Lady Mayor London Kunjungi Indonesia

KAI Susuri Jalur Kereta Bersejarah Semarang–Cheribon

17 Sep 2026 - 17:04 WIB

KAI Susuri Jalur Kereta Bersejarah Semarang–Cheribon
Trending di Bisnis