MatrasNews, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan World Breastfeeding Week 2025, PT Bundamedik Tbk (BMHS) menggelar Bunda Parenting Convention di Jakarta.
Acara ini menekankan pentingnya support system untuk keberhasilan ibu menyusui dan pengasuhan anak, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), termasuk penyediaan ruang laktasi di tempat kerja.
Mengusung tema global “Prioritise Breastfeeding: Creating Sustainable Support Systems”, forum ini melibatkan tenaga medis, ayah, pengelola daycare, dan manajemen perkantoran. Agus Heru Darjono, President Director BMHS, menegaskan, dukungan keluarga, lingkungan kerja, dan tenaga kesehatan adalah fondasi tumbuh kembang anak.

Data Kementerian Kesehatan (2023) menunjukkan, 60% ibu bekerja kesulitan mempertahankan ASI pascacuti melahirkan akibat minimnya ruang laktasi. Health Collaborative Center (HCC) menyebut, anak dari ibu tanpa akses ruang laktasi berisiko lebih tinggi mengalami malnutrisi.
- Elizabeth M. H.Kes., Chief of Medical BMHS, menegaskan, ruang laktasi bukan sekadar kenyamanan, tapi pemenuhan hak anak atas nutrisi optimal.
- Tiwi (RSIA Bunda Jakarta) menambahkan, keberhasilan menyusui butuh kolaborasi multisektor, termasuk implementasi UU No. 4/2024 tentang hak menyusui.
Tak hanya fokus pada fase menyusui, BMHS juga mendorong persiapan sejak kehamilan melalui layanan Antenatal Care (ANC). Acara ini menghadirkan edukasi multidisiplin, dari gizi hingga peran ayah dalam sesi Ayah Jago Bonding.
Melalui Bunda Parenting Convention, BMHS memperkuat komitmen Because Family Matters untuk membangun generasi sehat dan berdaya.







