MatrasNews – China National Building Material Group (CNBM), grup industri bahan bangunan terintegrasi terbesar di dunia yang menduduki peringkat ke-351 dalam Fortune Global 500, sukses menyelenggarakan Konferensi Promosi dan Pameran Inovasi di Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Acara yang bertepatan dengan momentum istimewa 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok ini menegaskan komitmen kuat CNBM untuk berkolaborasi dalam percepatan pembangunan dan industrialisasi di Indonesia.
Acara yang diselenggarakan oleh Sinoma, anak perusahaan utama CNBM, dan PT Sinoma Development Indonesia ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan tokoh industri. Turut hadir memberikan sambutan Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, Tenaga Ahli Menteri ESDM, Satya Hangga Yudha, Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI), Lilik Unggul Raharjo; dan Chairman CNBM, Zhou Yuxian. Kehadiran Wakil Menteri ESDM Yuliot, Pendiri KPN Group Martua Sitorus, serta hampir 200 undangan dari lembaga pemerintah, mitra strategis, investor, dan media turut memeriahkan forum strategis ini.

Dalam pidato pembukaannya, Chairman CNBM Zhou Yuxian menegaskan misi perusahaan untuk menyediakan “Material Unggul, Dunia Maju”. Zhou menyatakan bahwa sebagai produsen material non-logam dan perusahaan investasi modal terkemuka, CNBM siap mengoptimalkan keunggulan di bidang teknologi, industri, dan investasi untuk berkontribusi pada pembangunan sosial ekonomi Indonesia.
“CNBM berkomitmen untuk berkolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan di Indonesia guna mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045 dan Visi ASEAN 2045,” tegas Zhou Yuxian.
Pada forum tersebut, CNBM merefleksikan perjalanan kemitraan strategis selama 35 tahun dengan mitra-mitra di ASEAN yang dibangun atas dasar prinsip saling percaya dan mutualisme.
Perusahaan memperkenalkan berbagai solusi terkini, termasuk material dasar, material baru berstandar “113N”, sistem penyimpanan energi fotovoltaik, serta solusi pengembangan sumber daya mineral. Inovasi ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan nyata bagi penguatan industri hijau dan modernisasi industri Indonesia menuju pembangunan berkelanjutan.
Sebagai puncak dari konferensi, CNBM bersama perusahaan-perusahaan afiliasinya menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lima mitra strategis di Indonesia.
Kerja sama ini diperkuat dengan diluncurkannya empat inovasi teknologi terbaru oleh Sinoma, yang telah 17 tahun berturut-turut menjadi pemimpin global dalam skala bisnis proyek EPC (Engineering, Procurement, and Construction) pabrik semen.
Tidak hanya konferensi, acara juga diisi dengan Pameran Inovasi yang menampilkan berbagai produk unggulan CNBM di bidang material dasar, material baru, layanan rekayasa teknik, serta perdagangan dan logistik.
Sebanyak 10 anak perusahaan CNBM berpartisipasi dan memperoleh apresiasi tinggi dari para tamu undangan atas pencapaian teknologi dan komitmennya terhadap konsep pembangunan berkelanjutan.












